Menurut Febriel, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, akademisi, hingga pemerintah daerah.
“Melalui coffee morning ini, kami berharap lahir ide-ide konstruktif dan langkah nyata yang dapat menjadi solusi bersama demi menciptakan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut Febriel, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, akademisi, hingga pemerintah daerah.
“Melalui coffee morning ini, kami berharap lahir ide-ide konstruktif dan langkah nyata yang dapat menjadi solusi bersama demi menciptakan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q