Friday, April 4, 2025
31.7 C
Jayapura

Cegah Terorisme, Libatkan Peran Aktif  Masyaraklat

JAYAPURA– Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia melakukan monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) pada, Jumat (26/4)

  Ketua FKPT Provinsi Papua yang diwakili oleh Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas Jeri A. Yudianto, S. Kom menjelaskan bahwa FKPT Provinsi Papua dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala BNPT-RI Nomor 36 Tahun 2022 terdiri Ketua, Sekretaris dan 4(empat) Bidang Teknis serta dibantu tiga orang staf sekretariat.

   Keanggotaannya berasal dari unsur Pemerintah Daerah, Utusan Keagamaan, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan Akademisi. Periodisasi FKPT selama 3 tahun dan akan berakhir pada Tahun 2025.

  Memasuki tahun ketiga FKPT Provinsi Papua yang didukung oleh Penjabat Gubernur Papua melalui SKPD teknis pengampu,  sudah melakukan beberapa kegiatan-kegiatan teknis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, kesiapsiagaan, moderasi beragama, dan penguatan literasi khususnya bagi para generasi muda.

Baca Juga :  Perangkat Daerah Diminta Gunakan Anggaran Secara Efisien

  “Memang masih perlu ada terobasan-terobosan baru guna meningkatkan kinerja FKPT Provinsi Papua untuk menjangkau semua lapisan masyarakat / multi stakeholder dalam menjaga suasana damai dan aman dari segala bentuk ancaman radikalisme dan terorisme di Provinsi Papua pungkasnya.

  Pada kesempatan yang sama Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT-RI Kolonel (Sus) DR. Harianto, M.Pd yang memimpin jalanya monitoring ini, Ia memberikan apresiasi atas kinerja FKPT Provinsi Papua yang dalam waktu cukup singkat dan terbatas berbagai hal.

   “Saya apresiasi atas kinerja FKPT Provinsi Papua walalaupun waktunya cukup singkat dan terbatas, mampu untuk mensinergikan program kegiatan  BNPT-RI dalam pelibatan masyarakat  guna pencegahan radikalisme dan terorisme di Papua, dengan menggandeng semua kompenen yang ada,” Kata Harianto. (cr-278/tri)

Baca Juga :  Brigjend Pol Patrige Gantikan Mathius Fakhiri Jadi Kapolda Papua

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA– Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia melakukan monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) pada, Jumat (26/4)

  Ketua FKPT Provinsi Papua yang diwakili oleh Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas Jeri A. Yudianto, S. Kom menjelaskan bahwa FKPT Provinsi Papua dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala BNPT-RI Nomor 36 Tahun 2022 terdiri Ketua, Sekretaris dan 4(empat) Bidang Teknis serta dibantu tiga orang staf sekretariat.

   Keanggotaannya berasal dari unsur Pemerintah Daerah, Utusan Keagamaan, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan Akademisi. Periodisasi FKPT selama 3 tahun dan akan berakhir pada Tahun 2025.

  Memasuki tahun ketiga FKPT Provinsi Papua yang didukung oleh Penjabat Gubernur Papua melalui SKPD teknis pengampu,  sudah melakukan beberapa kegiatan-kegiatan teknis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, kesiapsiagaan, moderasi beragama, dan penguatan literasi khususnya bagi para generasi muda.

Baca Juga :  Bupati RHP Bantu Panitia Rapat BPL dan 10 Klasis Wilayah Bogo 

  “Memang masih perlu ada terobasan-terobosan baru guna meningkatkan kinerja FKPT Provinsi Papua untuk menjangkau semua lapisan masyarakat / multi stakeholder dalam menjaga suasana damai dan aman dari segala bentuk ancaman radikalisme dan terorisme di Provinsi Papua pungkasnya.

  Pada kesempatan yang sama Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT-RI Kolonel (Sus) DR. Harianto, M.Pd yang memimpin jalanya monitoring ini, Ia memberikan apresiasi atas kinerja FKPT Provinsi Papua yang dalam waktu cukup singkat dan terbatas berbagai hal.

   “Saya apresiasi atas kinerja FKPT Provinsi Papua walalaupun waktunya cukup singkat dan terbatas, mampu untuk mensinergikan program kegiatan  BNPT-RI dalam pelibatan masyarakat  guna pencegahan radikalisme dan terorisme di Papua, dengan menggandeng semua kompenen yang ada,” Kata Harianto. (cr-278/tri)

Baca Juga :  Diduga ada Kecurangan, Tim Seleksi KPU Papua Diprotes

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya