JAYAPURA – Kasus Pencurian di Wilayah Hukum Polsek Abepura masih tinggi dan marak terjadi. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Abepura, Kompol Yulianus Samberi kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/8).
Menurut Kapolsek, hingga saat ini, pencurian di wilayah hukumnya itu masih lebih tinggi dibandingkan dengan perkara tindak pidana lainnya per Agustus 2025. Yulianus tidak menyebutkan secara detail mengenai angka dan lainnya, namun yang pasti kasus pencurian yang menjadi dominan di wilayah Abepura hingga saat ini.
“Pada bulan Agustus minggu kedua pencurian masih marak terjadi di wilayah hukum Polsek Abepura,” kata Kapolsek dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (27/8) siang.
Lebih lanjut Kapolsek mengakui bahwa hampir setiap hari ada saja laporan dari masyarakat yang masuk Reskrim. Kasus pencurian yang ditangani, pelakunya tidak hanya orang dewasa, tapi juga remaja hingga anak di bawah umur. Oleh karena itu, diharapkan ada perhatian keluarga orang tua untuk mengawasi anaknya agar tidak melakukan pencurian.
Menurutnya kasus pencurian di dominasi anak di bawah umur karena berbagai faktor seperti miras serta kurangnya perhatian dari keluarga bahkan akibat pengaruh lingkungan.
“Kejahatan ini tidak hanya berdampak pada korban secara fisik dan material, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di masyarakat,” jelasnya.