Kantongi Sertifikat, Juleha Siap Sembelih Hewan Kurban

Terkait beban kerja di hari H, Ahmad menyebutkan bahwa pihak organisasi tidak menerapkan batasan kaku mengenai jumlah hewan yang harus ditangani oleh seorang petugas. Pembagian kerja akan disesuaikan secara dinamis melihat ketersediaan personel dan volume hewan kurban di masing-masing titik.

“Adapun jumlah hewan yang dipotong per petugas tidak terbatas, tergantung jumlah petugas dan jumlah hewan kurban pada setiap lokasi pemotongan,” pungkasnya.

Menurut Ahmad keberadaan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang tersertifikasi secara resmi menjadi faktor krusial dalam menjamin kehalalan dan kualitas daging kurban pada Hari Raya Iduladha. Kesiapan matang ini salah satunya ditunjukkan oleh para petugas sembelih di lapangan yang telah mengantongi lisensi kompetensi negara.

Baca Juga :  Dua Pelaku Hipnotis Dibekuk

Di Kota Jayapura salah seorang petugas penyembelih hewan kurban, H. Totok Abdullah Mushid, SE, menyatakan bahwa dirinya bersama tim juleha lainnya siap mendistribusikan tenaga secara maksimal ke berbagai titik pemotongan masyarakat tanpa menerapkan batasan kuota orderan penyembelihan.

“Tidak ada batasan orderan (untuk pelayanan penyembelihan kurban),” ungkap H. Totok kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5).

Kualitas potongan yang sesuai syariat dan standar higienitas dipastikan terjamin. H. Totok menjelaskan bahwa ia telah melalui serangkaian pelatihan ketat dan ujian kompetensi Juleha sejak satu tahun lalu. Hasilnya, ia berhak memegang sertifikat resmi juru sembelih halal yang diakui oleh negara.

“Kami sudah mengikuti pelatihan dan tes juleha satu tahun lalu dan sudah mendapat sertifikat juru sembelih halal yang diakui oleh Badan Penyelenggara Jaminan

Baca Juga :  Sohilait: Bim Salabim Gaji Guru Tidak Boleh Terlambat Lagi

Produk Halal (BPJPH). Dulu di bawah Kemenag, tapi saat ini sudah badan berdiri sendiri setingkat kementerian,” jelasnya.

Terkait beban kerja di hari H, Ahmad menyebutkan bahwa pihak organisasi tidak menerapkan batasan kaku mengenai jumlah hewan yang harus ditangani oleh seorang petugas. Pembagian kerja akan disesuaikan secara dinamis melihat ketersediaan personel dan volume hewan kurban di masing-masing titik.

“Adapun jumlah hewan yang dipotong per petugas tidak terbatas, tergantung jumlah petugas dan jumlah hewan kurban pada setiap lokasi pemotongan,” pungkasnya.

Menurut Ahmad keberadaan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang tersertifikasi secara resmi menjadi faktor krusial dalam menjamin kehalalan dan kualitas daging kurban pada Hari Raya Iduladha. Kesiapan matang ini salah satunya ditunjukkan oleh para petugas sembelih di lapangan yang telah mengantongi lisensi kompetensi negara.

Baca Juga :  Sohilait: Bim Salabim Gaji Guru Tidak Boleh Terlambat Lagi

Di Kota Jayapura salah seorang petugas penyembelih hewan kurban, H. Totok Abdullah Mushid, SE, menyatakan bahwa dirinya bersama tim juleha lainnya siap mendistribusikan tenaga secara maksimal ke berbagai titik pemotongan masyarakat tanpa menerapkan batasan kuota orderan penyembelihan.

“Tidak ada batasan orderan (untuk pelayanan penyembelihan kurban),” ungkap H. Totok kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5).

Kualitas potongan yang sesuai syariat dan standar higienitas dipastikan terjamin. H. Totok menjelaskan bahwa ia telah melalui serangkaian pelatihan ketat dan ujian kompetensi Juleha sejak satu tahun lalu. Hasilnya, ia berhak memegang sertifikat resmi juru sembelih halal yang diakui oleh negara.

“Kami sudah mengikuti pelatihan dan tes juleha satu tahun lalu dan sudah mendapat sertifikat juru sembelih halal yang diakui oleh Badan Penyelenggara Jaminan

Baca Juga :  Kapolres Diminta Segera Adaptasi di Tahun Politik

Produk Halal (BPJPH). Dulu di bawah Kemenag, tapi saat ini sudah badan berdiri sendiri setingkat kementerian,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya