Saturday, March 1, 2025
21.9 C
Jayapura

Aktifitas Pedagang Pinggir Jalan Otonom Munculkan Sampah 

JAYAPURA-Aktifitas para pedagang yagn berjualang di pinggir ruas jalan Otonom, tepatnya di depan lapangan tembak Kotaraja diduga menjadi pemicu, banyaknya sampah yang berserakan di pinggir ruas jalan ini. Kondisi ini tentunya menganggu pemandangan bagi para pengguna jalan, apalagi kalau sampai menimbulkan bau tidak sedap.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos, kondisi di bahu jalan yang penuh sampah berserakan, umumnya disebabkan oleh kebiasaan para pedagang yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Terlebih lagi sampah makanan mentah yang mudah membusuk, bercampur dengan sampah lainnya, seperti bungkus plastik atau kertas. Sepanjang bahu jalan dan selokan di tempat itu dipenuhi sampah organik hingga pelastik terhambur.

Baca Juga :  Victor Yeimo Bebas, Kapolresta Beri Peringatan

   Yuliana (45) salah seorang pedagang buah rambutan di  pinggir jalan itu mengaku bahwa sampah tersebut bersumber dari para pedagang yang jualan di sepanjang jalan itu. “Itu bekasan dari jualan para pedagang di sini kemungkinan, tetapi biasanya ada petugas yang tiap pagi bersih-bersih disini,” jelas Yuliana kepada Cenderawasih Pos.

  Hingga saat ini Pemerintah Kota Jayapura belum memberikan solusi untuk para pedagang yang masih berjualan di pinggir jualan utama,untuk bisa kembali ke dalam Pasar Induk Youtefa dan Otonom. Keluhanpun terus muncul dari para pedagang, baik yang berjualan  di dalam kedua pasar tersebut pasar maupun yang di luar pasar atau di pinggiran jalan.

Baca Juga :  Mitigasi dan Pencegahan Bencana Jadi Prioritas BPBD Kota

   Menanggapi itu Anggota Komisi IV anggota dewan perwakilan rakyat provinsi (DPRP) Papua, Albert Merauje mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini Dinas PUPR juga mengecek terkait dengan kondisi jalan tersebut, sehingga tidak disalahgunakan oleh masyarakat.

  “Itukan kalau tidak salah dulu jalan itu dikerjakan oleh Pemprov Papua, seharusnya mereka juga cek terkait dengan penyalahgunaan jalan tersebut oleh para pedagang,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2) siang.

JAYAPURA-Aktifitas para pedagang yagn berjualang di pinggir ruas jalan Otonom, tepatnya di depan lapangan tembak Kotaraja diduga menjadi pemicu, banyaknya sampah yang berserakan di pinggir ruas jalan ini. Kondisi ini tentunya menganggu pemandangan bagi para pengguna jalan, apalagi kalau sampai menimbulkan bau tidak sedap.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos, kondisi di bahu jalan yang penuh sampah berserakan, umumnya disebabkan oleh kebiasaan para pedagang yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Terlebih lagi sampah makanan mentah yang mudah membusuk, bercampur dengan sampah lainnya, seperti bungkus plastik atau kertas. Sepanjang bahu jalan dan selokan di tempat itu dipenuhi sampah organik hingga pelastik terhambur.

Baca Juga :  Ruas Jalan Poros Koya Barat dan Koya Timur Akan Dikerjakan Tahun ini

   Yuliana (45) salah seorang pedagang buah rambutan di  pinggir jalan itu mengaku bahwa sampah tersebut bersumber dari para pedagang yang jualan di sepanjang jalan itu. “Itu bekasan dari jualan para pedagang di sini kemungkinan, tetapi biasanya ada petugas yang tiap pagi bersih-bersih disini,” jelas Yuliana kepada Cenderawasih Pos.

  Hingga saat ini Pemerintah Kota Jayapura belum memberikan solusi untuk para pedagang yang masih berjualan di pinggir jualan utama,untuk bisa kembali ke dalam Pasar Induk Youtefa dan Otonom. Keluhanpun terus muncul dari para pedagang, baik yang berjualan  di dalam kedua pasar tersebut pasar maupun yang di luar pasar atau di pinggiran jalan.

Baca Juga :  Dilantik Dulu Baru di PAW

   Menanggapi itu Anggota Komisi IV anggota dewan perwakilan rakyat provinsi (DPRP) Papua, Albert Merauje mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini Dinas PUPR juga mengecek terkait dengan kondisi jalan tersebut, sehingga tidak disalahgunakan oleh masyarakat.

  “Itukan kalau tidak salah dulu jalan itu dikerjakan oleh Pemprov Papua, seharusnya mereka juga cek terkait dengan penyalahgunaan jalan tersebut oleh para pedagang,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2) siang.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya