Monday, January 26, 2026
25.8 C
Jayapura

Banyak Kekurangan, BGN Siap Benahi Program MBG

Pelayanan MBG di seluruh Papua pada tahun 2025 memang belum sepenuhnya menyentuhi daerah terpencil. Ia berharap di tahun ini (2026) pelayanan MBG dapat mencakup daerah Tertinggal, Terpencil, dan Terluar (3T) di Papua. Dia menjabarkan sejumlah hal yang menjadi kendala program MBG belum bisa menjangkau Papua. Salah satunya soal infrastruktur.

“Kitakan ada dua pelayanan yakni Regional dan 3T. Untuk regional kita sudah jalankan selama ini, untuk 3T sementara kita godok 2026, sebagiannya sudah, sebagainya belum, berharap tahun 2026 dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

Untuk itu Ia mengajak semua stakeholder untuk terlibat dalam program ini, mengingat MBG adalah program nasional. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program MBG di Provinsi Papua.

Baca Juga :  Penghubung KKB Nduga Mencari Senjata dan Amunisi

Karena menurut Djimmy, kehadiran program MBG menjadi instrumen penting dalam upaya menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di Papua.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa target penurunan stunting hingga tahun 2030 dan target Indonesia emas tahun 2045 dapat dicapai apabila pelaksanaan program berlangsung konsisten dan berkelanjutan.

“Berharap semua stakeholder ikut terlibat dalam program ini, karena ini program nasional dan dari program ini anak-anak di Papua banyak terbantu,” pungkasnya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Pelayanan MBG di seluruh Papua pada tahun 2025 memang belum sepenuhnya menyentuhi daerah terpencil. Ia berharap di tahun ini (2026) pelayanan MBG dapat mencakup daerah Tertinggal, Terpencil, dan Terluar (3T) di Papua. Dia menjabarkan sejumlah hal yang menjadi kendala program MBG belum bisa menjangkau Papua. Salah satunya soal infrastruktur.

“Kitakan ada dua pelayanan yakni Regional dan 3T. Untuk regional kita sudah jalankan selama ini, untuk 3T sementara kita godok 2026, sebagiannya sudah, sebagainya belum, berharap tahun 2026 dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

Untuk itu Ia mengajak semua stakeholder untuk terlibat dalam program ini, mengingat MBG adalah program nasional. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program MBG di Provinsi Papua.

Baca Juga :  Pj Gubernur Siap Diganti

Karena menurut Djimmy, kehadiran program MBG menjadi instrumen penting dalam upaya menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di Papua.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa target penurunan stunting hingga tahun 2030 dan target Indonesia emas tahun 2045 dapat dicapai apabila pelaksanaan program berlangsung konsisten dan berkelanjutan.

“Berharap semua stakeholder ikut terlibat dalam program ini, karena ini program nasional dan dari program ini anak-anak di Papua banyak terbantu,” pungkasnya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya