Pemprov Siapkan SPBU Khusus Solar di Koya Koso

  Selain persoalan distribusi, Karsudi menyebut terdapat indikasi penyalahgunaan BBM untuk memenuhi kebutuhan kegiatan ilegal di wilayah Papua. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan upaya pengawasan sekaligus mendorong penambahan kuota.

  “Kami sedang berupaya untuk meningkatkan penambahan kuota BBM terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan guna menunjang proyek strategis nasional yang ada di Papua,” katanya.

  Karsudi menyebut kebutuhan BBM yang tercatat saat ini mencapai sekitar 44.398 kiloliter biosolar dan 74.144 kiloliter minyak tanah. Total kebutuhan kedua jenis BBM tersebut mencapai sekitar 118.542 kiloliter. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Masalah Longsor Teratasi, Kerusakan Jembatan yang Belum

  Selain persoalan distribusi, Karsudi menyebut terdapat indikasi penyalahgunaan BBM untuk memenuhi kebutuhan kegiatan ilegal di wilayah Papua. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan upaya pengawasan sekaligus mendorong penambahan kuota.

  “Kami sedang berupaya untuk meningkatkan penambahan kuota BBM terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan guna menunjang proyek strategis nasional yang ada di Papua,” katanya.

  Karsudi menyebut kebutuhan BBM yang tercatat saat ini mencapai sekitar 44.398 kiloliter biosolar dan 74.144 kiloliter minyak tanah. Total kebutuhan kedua jenis BBM tersebut mencapai sekitar 118.542 kiloliter. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Juara O2SN Tingkat Kota Maju ke Tingkat Provinsi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya