JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, akan memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dari Masjid Jami Jayapura di Jalan Percetakan, Kota Jayapura. Masjid tersebut dikenal sebagai masjid pertama di Papua.
Mantan Kapolda Papua ini mengatakan, kegiatan Safari Ramadan sebenarnya telah diawali secara internal di musala Kantor Gubernur Papua. Namun untuk kunjungan ke masjid-masjid di luar lingkungan kantor, pelaksanaannya akan dimulai setelah dirinya kembali dari agenda dinas di Jakarta.
“Saya akan mulai dari Masjid Jami. Setelah itu berkunjung ke masjid-masjid lainnya. Bisa saja dalam satu hari saya hadir di dua masjid untuk buka puasa, kemudian salat Isya dan tarawih,” ujarnya, menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Senin (23/2).
Ia menjelaskan, Safari Ramadan akan menyasar sejumlah wilayah, termasuk Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom. “Jika waktu memungkinkan, kunjungan juga akan dilakukan ke kabupaten lain di Papua. Selain melalui agenda buka puasa dan tarawih,” katanya.
Selain itu, Gubernur Fakhiri juga berencana memanfaatkan momentum salat Jumat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah. Terkait penundaan jadwal Safari Ramadan ke luar daerah, Fakhiri menyebut dirinya akan lebih dahulu bertolak ke Jakarta untuk bertemu tiga menteri dan mengikuti rapat bersama para direktur jenderal. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan di Papua.
JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, akan memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dari Masjid Jami Jayapura di Jalan Percetakan, Kota Jayapura. Masjid tersebut dikenal sebagai masjid pertama di Papua.
Mantan Kapolda Papua ini mengatakan, kegiatan Safari Ramadan sebenarnya telah diawali secara internal di musala Kantor Gubernur Papua. Namun untuk kunjungan ke masjid-masjid di luar lingkungan kantor, pelaksanaannya akan dimulai setelah dirinya kembali dari agenda dinas di Jakarta.
“Saya akan mulai dari Masjid Jami. Setelah itu berkunjung ke masjid-masjid lainnya. Bisa saja dalam satu hari saya hadir di dua masjid untuk buka puasa, kemudian salat Isya dan tarawih,” ujarnya, menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Senin (23/2).
Ia menjelaskan, Safari Ramadan akan menyasar sejumlah wilayah, termasuk Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom. “Jika waktu memungkinkan, kunjungan juga akan dilakukan ke kabupaten lain di Papua. Selain melalui agenda buka puasa dan tarawih,” katanya.
Selain itu, Gubernur Fakhiri juga berencana memanfaatkan momentum salat Jumat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah. Terkait penundaan jadwal Safari Ramadan ke luar daerah, Fakhiri menyebut dirinya akan lebih dahulu bertolak ke Jakarta untuk bertemu tiga menteri dan mengikuti rapat bersama para direktur jenderal. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan di Papua.