Tuesday, February 10, 2026
27.4 C
Jayapura

Cakupan PKG di Papua Masih Rendah

Baru 1.379 Orang yang Jalani Pemeriksaan

JAYAPURA-Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. dr. Arry Pongtiku, mengungkapkan bahwa cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Papua masih jauh dari target.  Dimana saat ini, baru 2.224 orang yang mendaftar, dengan 1.379 orang yang telah menjalani pemeriksaan di Puskesmas yang ada di Papua.

   “Angka ini sudah menunjukkan progres, tetapi belum maksimal,” kata Arry Pongtiku, Selasa (22/4).

   Target PKG di Papua diharpakan bisa menjangkau 2 juta jiwa dari semua kelompok usia di seluruh kabupaten atau kota. Namun, capaian saat ini masih sangat rendah. Hampir semua kabupaten/kota telah melaporkan perkembangan program ini.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Usaha di Papua Ikuti Sidang Komtek

   “Kecuali Kabupaten Mamberamo Raya yang terkendala faktor geografis dan gangguan telekomunikasi jaringan internet,”ujarnya.

    PKG diluncurkan pada Februari 2024, namun hingga April, partisipasi masyarakat masih minim. Salah satu penyebabnya adalah mekanisme pendaftaran online yang mengharuskan masyarakat mengakses aplikasi Satu Sehat Mobile melalui ponsel Android. Aplikasi ini dikelola oleh masing-masing Puskesmas, namun tidak semua warga memiliki akses atau kemampuan teknologi yang memadai.

   Dinas Kesehatan Papua terus berupaya meningkatkan sosialisasi dan mempermudah akses layanan PKG, terutama di daerah terpencil, agar lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan program ini.(roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Usai Turkam, Anggota PAW DPRK Diumumkan

Baru 1.379 Orang yang Jalani Pemeriksaan

JAYAPURA-Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. dr. Arry Pongtiku, mengungkapkan bahwa cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Papua masih jauh dari target.  Dimana saat ini, baru 2.224 orang yang mendaftar, dengan 1.379 orang yang telah menjalani pemeriksaan di Puskesmas yang ada di Papua.

   “Angka ini sudah menunjukkan progres, tetapi belum maksimal,” kata Arry Pongtiku, Selasa (22/4).

   Target PKG di Papua diharpakan bisa menjangkau 2 juta jiwa dari semua kelompok usia di seluruh kabupaten atau kota. Namun, capaian saat ini masih sangat rendah. Hampir semua kabupaten/kota telah melaporkan perkembangan program ini.

Baca Juga :  Spakat, Skripsi Bukan lagi Prasyarat Kelulusan

   “Kecuali Kabupaten Mamberamo Raya yang terkendala faktor geografis dan gangguan telekomunikasi jaringan internet,”ujarnya.

    PKG diluncurkan pada Februari 2024, namun hingga April, partisipasi masyarakat masih minim. Salah satu penyebabnya adalah mekanisme pendaftaran online yang mengharuskan masyarakat mengakses aplikasi Satu Sehat Mobile melalui ponsel Android. Aplikasi ini dikelola oleh masing-masing Puskesmas, namun tidak semua warga memiliki akses atau kemampuan teknologi yang memadai.

   Dinas Kesehatan Papua terus berupaya meningkatkan sosialisasi dan mempermudah akses layanan PKG, terutama di daerah terpencil, agar lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan program ini.(roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Hakim MK Minta Prinsipal Tidak Tertipu Dengan PH

Berita Terbaru

Artikel Lainnya