Tanam “Pohon Kartini” Simbol Tanam Semangat Pengajaran

JAYAPURA- Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uncen Dr Yan Dirk Wabiser, S.Pd., M.Hum., menanam pohon di lingkungan Kampus, Selasa (21/4). Penanaman bibit pohon Trembesi (Samanea saman) yang disebut “Pohon Kartini” ini, selain sebagai wujud kepedulian lingkungan, juga mempunyai makna simbolis dari harapan seorang pimpinan terhadap lembaga yang menyiapkan tenaga pendidik atau guru.

“Harapannya ia akan tumbuh subur, disiram dan dirawat dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, agar menghasilkan buah kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang.”ungkap Yan Dirk Wabiser disela kegiatan penanaman pohon.

Dalam konteks pendidikan, lanjut Dirk Wabiser, guru akan menanam pengetahuan, melalui pengajaran. Guru membimbing, mendampingi, mengarahkan, menilai serta mengevaluasi. Sementara, orang tua menciptakan suasana dan lingkungan rumah yang nyaman dan memotivasi, memastikan anak siap ke sekolah;

Baca Juga :  Kenali Ancaman dan Resiko Bencana

JAYAPURA- Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uncen Dr Yan Dirk Wabiser, S.Pd., M.Hum., menanam pohon di lingkungan Kampus, Selasa (21/4). Penanaman bibit pohon Trembesi (Samanea saman) yang disebut “Pohon Kartini” ini, selain sebagai wujud kepedulian lingkungan, juga mempunyai makna simbolis dari harapan seorang pimpinan terhadap lembaga yang menyiapkan tenaga pendidik atau guru.

“Harapannya ia akan tumbuh subur, disiram dan dirawat dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, agar menghasilkan buah kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang.”ungkap Yan Dirk Wabiser disela kegiatan penanaman pohon.

Dalam konteks pendidikan, lanjut Dirk Wabiser, guru akan menanam pengetahuan, melalui pengajaran. Guru membimbing, mendampingi, mengarahkan, menilai serta mengevaluasi. Sementara, orang tua menciptakan suasana dan lingkungan rumah yang nyaman dan memotivasi, memastikan anak siap ke sekolah;

Baca Juga :  Tak Sekedar Diberi Hak Pilih, Tapi Harus Diberi Ruang Berpartisipasi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya