Rustan Saru: Kader Posyandu Harus Gercep!

Jemput Bola Lebih Efektif Perangi Stunting di Muara Tami

JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, meminta seluruh kader Posyandu di Distrik Muara Tami untuk bergerak cepat (Gercep) dan lebih maksimal dalam upaya mencegah serta menekan angka stunting di Kota Jayapura.

  Rustan menilai stunting masih menjadi salah satu pekerjaan rumah Pemerintah Kota Jayapura yang membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan seluruh pihak, terutama kader Posyandu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

  Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan orang tua yang memiliki balita, agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit.

Baca Juga :  Dishub Siap Kelola Retribusi Parkiran Tepi Jalan Umum

  “Lebih baik kita mencegah daripada menangani setelah terjadi kasus. Karena itu, pemeriksaan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi lebih dini apabila ada masalah pada ibu maupun anak,” ujar Rustan dihadapan kader Muara Tami saat kunjungan ke Skow, Rabu (19/8).

  Ia mengatakan, deteksi dini memungkinkan adanya penanganan yang lebih cepat sehingga potensi gangguan pertumbuhan pada anak dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan.

  Rustan menegaskan, persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan. Penanganannya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kader Posyandu, tenaga medis, keluarga dan masyarakat.

  “Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tetapi peran strategis ada pada kader Posyandu karena kader berada paling dekat dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Implementasi Otsus, Abisai Tegaskan Eksen di Lapangan Harus Maksimal

Jemput Bola Lebih Efektif Perangi Stunting di Muara Tami

JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, meminta seluruh kader Posyandu di Distrik Muara Tami untuk bergerak cepat (Gercep) dan lebih maksimal dalam upaya mencegah serta menekan angka stunting di Kota Jayapura.

  Rustan menilai stunting masih menjadi salah satu pekerjaan rumah Pemerintah Kota Jayapura yang membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan seluruh pihak, terutama kader Posyandu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

  Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan orang tua yang memiliki balita, agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit.

Baca Juga :  Data Ekonomi Baru Segera Diluncurkan 

  “Lebih baik kita mencegah daripada menangani setelah terjadi kasus. Karena itu, pemeriksaan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi lebih dini apabila ada masalah pada ibu maupun anak,” ujar Rustan dihadapan kader Muara Tami saat kunjungan ke Skow, Rabu (19/8).

  Ia mengatakan, deteksi dini memungkinkan adanya penanganan yang lebih cepat sehingga potensi gangguan pertumbuhan pada anak dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan.

  Rustan menegaskan, persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan. Penanganannya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kader Posyandu, tenaga medis, keluarga dan masyarakat.

  “Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tetapi peran strategis ada pada kader Posyandu karena kader berada paling dekat dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Soal Pendidikan Gratis, Harus Lihat Kekuatan APBD   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya