alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, May 17, 2022

Keharmonisan Umat Beragama di Tanah Papua Harus Dijaga Sampai Kapanpun

Suasana acara Halal Bihalal antar umat beragama 2021 yang dilaksanakan Full Gospel Bussiness Men’s Fellowship International Indonesia Provinsi Papua , MUI Papua , FKUB Papua , Sabtu (19/6) lalu. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Keharmonisan dan Kerukunan Toleransi umat beragama di Tanah Papua  sampai kapanpun harus tetap terus dijaga bersama-sama, jangan ada yang memecah belah kerukunan antar umat beragama di Papua  dalam bentuk apapun.

 Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas salam sambutan virtual dalam acara halal bihalal antar lintas umat beragama 2021 yang dilaksanakan Full Gospel Papua , bekerjasama dengan PGGP, FKUB Papua  dan MUI Papua  di Hotel Ultima Horison Entrop, Sabtu(19/6) lalu.

Di tempat sama, Sambutan Gubernur Papua  yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Papua  Bidang Kemasyarakatan dan SDM  Elsye P. Rumbekwan mengatakan acara halal bihalal yang dilaksanakan ini, sebagai upaya dalam mewujudkan hubungan vertikal dan horizontal yang lebih baik. Acara halal bihalal ini juga mengandung berbagai kebaikan yang di yakini ini bahwa silaturahmi akan menambah umur dan Rizeki.

Baca Juga :  Uncen Buka Kuota Mahasiswa Baru OAP 80% 

  Ketum MUI Provins Papua  KH. Syaiful Islam Al Payage dalam tausiahnya memberi apresiasi kepada umat Kristen Budha Hindu Katolik yang ada di Papua  khususnya Jayapura yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini termasuk mendoakan untuk Papua  tetap damai, dan ini sesuatu uang langka terjadi di Papua. “Siapa lagi kalau bukan kita, Kapan lagi kita akan merawat tentang keharmonisan antar umat beragama,”katanya.

 Ketua MUI Papu ini mengimbau umat Islam yang ada di Papua  Jangan mudah terprovokasi ajakan untuk terlibat dalam kegiatan terorisme, karen efek yang ditimbulkan sangat besar pertama efeknya akan menghancurkan Islam, nama besar Islam akan rusak, yang lebih besar lagi dapat menghancurkan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Pemilihan KPK di Lima Kampung Masih Tertunda

“Saya juga pesan kepada pemimpin lintas agama untuk sama-sama mari bersatu tingkatkan komunikasi koordinasi bersama dalam menjaga umat agar tetap terus menjaga keharmonisan menjaga kebersamaan dan persatuan persatuan dalam bingkai NKRI,”jelasnya.

Sementara itu, Ketum Panitia Halal Bihalal Antar lintas umat beragama 2021, sekaligus Kejati Papua  Nikolaus Kondomo, SH.,MH.,mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menjaga kekompakan kerukunan umat beragama tetap dijaga sampai kapanpun. ” Saya doakan mudah-mudahan di tahun-tahun depan  kita bisa melaksanakan kegiatan seperti ini,”ucapnya..(dil/wen)

Suasana acara Halal Bihalal antar umat beragama 2021 yang dilaksanakan Full Gospel Bussiness Men’s Fellowship International Indonesia Provinsi Papua , MUI Papua , FKUB Papua , Sabtu (19/6) lalu. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Keharmonisan dan Kerukunan Toleransi umat beragama di Tanah Papua  sampai kapanpun harus tetap terus dijaga bersama-sama, jangan ada yang memecah belah kerukunan antar umat beragama di Papua  dalam bentuk apapun.

 Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas salam sambutan virtual dalam acara halal bihalal antar lintas umat beragama 2021 yang dilaksanakan Full Gospel Papua , bekerjasama dengan PGGP, FKUB Papua  dan MUI Papua  di Hotel Ultima Horison Entrop, Sabtu(19/6) lalu.

Di tempat sama, Sambutan Gubernur Papua  yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Papua  Bidang Kemasyarakatan dan SDM  Elsye P. Rumbekwan mengatakan acara halal bihalal yang dilaksanakan ini, sebagai upaya dalam mewujudkan hubungan vertikal dan horizontal yang lebih baik. Acara halal bihalal ini juga mengandung berbagai kebaikan yang di yakini ini bahwa silaturahmi akan menambah umur dan Rizeki.

Baca Juga :  Bakal Jaring 20 Finalis Tan Monj

  Ketum MUI Provins Papua  KH. Syaiful Islam Al Payage dalam tausiahnya memberi apresiasi kepada umat Kristen Budha Hindu Katolik yang ada di Papua  khususnya Jayapura yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini termasuk mendoakan untuk Papua  tetap damai, dan ini sesuatu uang langka terjadi di Papua. “Siapa lagi kalau bukan kita, Kapan lagi kita akan merawat tentang keharmonisan antar umat beragama,”katanya.

 Ketua MUI Papu ini mengimbau umat Islam yang ada di Papua  Jangan mudah terprovokasi ajakan untuk terlibat dalam kegiatan terorisme, karen efek yang ditimbulkan sangat besar pertama efeknya akan menghancurkan Islam, nama besar Islam akan rusak, yang lebih besar lagi dapat menghancurkan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Uncen Buka Kuota Mahasiswa Baru OAP 80% 

“Saya juga pesan kepada pemimpin lintas agama untuk sama-sama mari bersatu tingkatkan komunikasi koordinasi bersama dalam menjaga umat agar tetap terus menjaga keharmonisan menjaga kebersamaan dan persatuan persatuan dalam bingkai NKRI,”jelasnya.

Sementara itu, Ketum Panitia Halal Bihalal Antar lintas umat beragama 2021, sekaligus Kejati Papua  Nikolaus Kondomo, SH.,MH.,mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menjaga kekompakan kerukunan umat beragama tetap dijaga sampai kapanpun. ” Saya doakan mudah-mudahan di tahun-tahun depan  kita bisa melaksanakan kegiatan seperti ini,”ucapnya..(dil/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/