Selain aspek keamanan, faktor kesehatan juga menjadi pertimbangan utama. Kepolisian tidak ingin tragedi keracunan miras kembali terulang. “Siapa yang bisa menjamin minuman lokal atau ilegal ini aman dikonsumsi. Kita punya pengalaman pahit beberapa tahun lalu di Dok IX, di mana warga meninggal akibat keracunan miras ilegal. Kami tidak ingin ada lagi nyawa yang melayang sia-sia hanya karena miras,” tegasnya.
Dalam dua pekan terakhir, Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota telah mengamankan 4 orang pelaku dengan barang bukti berupa ratusan liter miras jenis Balo dan Stim. Menjelang puncak perayaan Nataru, intensitas patroli rutin akan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat.
“Kami minta Masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras, terutama jenis oplosan (Balo/Stim) yang kandungan zat kimianya tidak terukur dan sangat berisiko menyebabkan kerusakan organ tubuh hingga kematian,” tegas AKP Vebry.
Ia juga menghimbau agar tidak berkendara dalam pengaruh alkohol karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. “Warga juga harus proaktif melaporkan kepada kami jika mengetahui adanya tempat produksi atau transaksi miras ilegal di lingkungannya,” tambahnya.
AKP Vebry mengajak seluruh masyarakat terutaam umat kristiani jadikan momentum Natal sebagai hari yang suci dan penuh kedamaian tanpa gangguan keamanan yang dipicu oleh pengaruh alkohol. “Mari kita jaga Kota Jayapura tetap aman. Jangan biarkan sukacita natal berubah menjadi duka hanya karena botol minuman,” tutup AKP Febry. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain aspek keamanan, faktor kesehatan juga menjadi pertimbangan utama. Kepolisian tidak ingin tragedi keracunan miras kembali terulang. “Siapa yang bisa menjamin minuman lokal atau ilegal ini aman dikonsumsi. Kita punya pengalaman pahit beberapa tahun lalu di Dok IX, di mana warga meninggal akibat keracunan miras ilegal. Kami tidak ingin ada lagi nyawa yang melayang sia-sia hanya karena miras,” tegasnya.
Dalam dua pekan terakhir, Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota telah mengamankan 4 orang pelaku dengan barang bukti berupa ratusan liter miras jenis Balo dan Stim. Menjelang puncak perayaan Nataru, intensitas patroli rutin akan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat.
“Kami minta Masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras, terutama jenis oplosan (Balo/Stim) yang kandungan zat kimianya tidak terukur dan sangat berisiko menyebabkan kerusakan organ tubuh hingga kematian,” tegas AKP Vebry.
Ia juga menghimbau agar tidak berkendara dalam pengaruh alkohol karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. “Warga juga harus proaktif melaporkan kepada kami jika mengetahui adanya tempat produksi atau transaksi miras ilegal di lingkungannya,” tambahnya.
AKP Vebry mengajak seluruh masyarakat terutaam umat kristiani jadikan momentum Natal sebagai hari yang suci dan penuh kedamaian tanpa gangguan keamanan yang dipicu oleh pengaruh alkohol. “Mari kita jaga Kota Jayapura tetap aman. Jangan biarkan sukacita natal berubah menjadi duka hanya karena botol minuman,” tutup AKP Febry. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos