alexametrics
29.7 C
Jayapura
Monday, August 8, 2022

Lusa, Pintu Gerbang PLBN Dibuka

JAYAPURA-Setelah melakukan beberapa kali rapat antara kedua negara PNG dan Indonesia, Pintu Gerbang Pelintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw direncanakan akan dibuka pada 22 Juni, besok lusa..

  Kepala Administrator PLBN Skouw Indonesia-Papua Nugini Yan Z Numberi menyampaikan, berdasarkan kebijakan pemerintah Indonesia untuk membuka pintu gerbang pelintasan yang resmi di PLBN Skow dengan terbitnya surat edaran Satgas Penanganan Covid 19, nomor 19 tahun 2022 per tanggal 18 Mei tentang protokol kesehatan bagi perjalanan pada masa pandemi Corona Virus.

  “Dengan demikian berdasarkan keputusan nota dinas Deputi Bidang Pengelolaan Batas Negara nomor 0029 tanggal 18 Mei  2022, maka perlintasan di seluruh Indonesia telah dibuka secara resmi,” kata Yan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

  Lanjut Yan, sedangkan Perlintasan Papua Nugini-Indonesia hingga kini belum dibuka dan direncanakan akan dibuka pada 22 Juni mendatang berdasarkan rapat pada 2 Mei tahun 2022 disepakati untuk pembukaan.

  “Rapat saat itu diikuti oleh pihak pemerintah Provinsi Papua, Pemkot dan pihak lainnya yang diselenggarakan di Pos Lintas Batas RI-PNG oleh  Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI,” terangnya.

  Adapun yang utama dari pertemuan tersebut kata Yan yakni, telah mengeluarkan beberapa keputusan menyangkut dengan pintu pelintasan di PNG-Indonesia. Dalam keputusan itu dua negara menetapkan bersama sama bahwa pintu batas negara dibuka secara resmi pada tanggal 22 juni tahun 2022.

Baca Juga :  Buktikan Jika Sinovac Aman

  “Untuk pembukaan nantinya dua negara bersama sama berada di Zona Netral dan sama sama menyatakan bersama sama bahwa pintu batas dibuka,” ucapnya.

  Lanjutnya, selain Skouw Indonesia-PNG yang akan dibuka. Perbatasan Sota Merauke-PNG juga bakal dibuka pada 22 Juni mendatang. “Pelintasan resmi melintas dengan menggunakan dua dokumen yaitu pasport dan menggunakan pas lintas batas tradisional,” ucapnya.

  Dalam kesepakatan bersama kedua negara, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bagi mereka menunjukan PCR dan sudah melaksanakan vaksinasi, tetapi pada posisi tetap memeriksa suhu badan yang disediakan oleh KKP.

  “Untuk protokol kesehatan KKP telah siap di Pos Lintas Batas, lainnnya seperti Karantina, Keimigrasian, Bea Cukai hingga satuan TNI-Polri siap dalam pembukaan pintu negara pada tanggal 22 juni 2022 nanti,” ucapnya.

  Dikatakan, dalam kesepakatan dua negara. Dengan dibukanya jalur resmi maka jalur jalur tidak resmi permintaan dari PNG dan Indonesia harus ditutup. Sebagaimana Yang mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi  sejak 2 Juni lalu kepada masyarakat yang berada di pos lintas batas.

Baca Juga :  Paskah, Ribuan Warga Jayapura Gelar Pawai Obor

“Kami telah sosialisasi dengan terbukanya pintu gerbang resmi maka semua jalur jalur tidak  resmi ditutup. Jika kedapatan masih ada yang melewati jalur tikus, sesuai aturan Keimigrasian ada aturan TNI-Polri ditegakan sesuai aturan Lintas Batas Tidak Resmi,” tegasnya.

  Sementara itu, di perbatasan sendiri Sabtu kemarin pengunjung terlihat ramai. Namun mereka hanya diperbolehkan sebatas berada di tulisan Skouw Border Post of The Republik Of Indonesia.

  Seorang pengunjung Irnawati menyebut ini kali pertama dirinya ke Skouw Perbatan setelah pandemic mereda. Namun sebelumnya, ia bersama keluarga sering jalan jalan sekedar untuk berfoto di Skouw. “Sering ke sini sama keluarga atau teman teman, namun ini kali pertama setelah pandemic mereda,” ungakpnya

  Sementara seorang aparat menyebut perbatasan ramai saat Sabtu dan Minggu, banyak warga Kota Jayapura yang datang jalan jalan. Sekedar diketahui, pintu gerbang pelintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw ditutup dua tahun yang lalu karena Covid-19. (fia/cr-268/tri)

JAYAPURA-Setelah melakukan beberapa kali rapat antara kedua negara PNG dan Indonesia, Pintu Gerbang Pelintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw direncanakan akan dibuka pada 22 Juni, besok lusa..

  Kepala Administrator PLBN Skouw Indonesia-Papua Nugini Yan Z Numberi menyampaikan, berdasarkan kebijakan pemerintah Indonesia untuk membuka pintu gerbang pelintasan yang resmi di PLBN Skow dengan terbitnya surat edaran Satgas Penanganan Covid 19, nomor 19 tahun 2022 per tanggal 18 Mei tentang protokol kesehatan bagi perjalanan pada masa pandemi Corona Virus.

  “Dengan demikian berdasarkan keputusan nota dinas Deputi Bidang Pengelolaan Batas Negara nomor 0029 tanggal 18 Mei  2022, maka perlintasan di seluruh Indonesia telah dibuka secara resmi,” kata Yan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

  Lanjut Yan, sedangkan Perlintasan Papua Nugini-Indonesia hingga kini belum dibuka dan direncanakan akan dibuka pada 22 Juni mendatang berdasarkan rapat pada 2 Mei tahun 2022 disepakati untuk pembukaan.

  “Rapat saat itu diikuti oleh pihak pemerintah Provinsi Papua, Pemkot dan pihak lainnya yang diselenggarakan di Pos Lintas Batas RI-PNG oleh  Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI,” terangnya.

  Adapun yang utama dari pertemuan tersebut kata Yan yakni, telah mengeluarkan beberapa keputusan menyangkut dengan pintu pelintasan di PNG-Indonesia. Dalam keputusan itu dua negara menetapkan bersama sama bahwa pintu batas negara dibuka secara resmi pada tanggal 22 juni tahun 2022.

Baca Juga :  Sitorus Pimpin KNPI Kota Jayapura

  “Untuk pembukaan nantinya dua negara bersama sama berada di Zona Netral dan sama sama menyatakan bersama sama bahwa pintu batas dibuka,” ucapnya.

  Lanjutnya, selain Skouw Indonesia-PNG yang akan dibuka. Perbatasan Sota Merauke-PNG juga bakal dibuka pada 22 Juni mendatang. “Pelintasan resmi melintas dengan menggunakan dua dokumen yaitu pasport dan menggunakan pas lintas batas tradisional,” ucapnya.

  Dalam kesepakatan bersama kedua negara, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bagi mereka menunjukan PCR dan sudah melaksanakan vaksinasi, tetapi pada posisi tetap memeriksa suhu badan yang disediakan oleh KKP.

  “Untuk protokol kesehatan KKP telah siap di Pos Lintas Batas, lainnnya seperti Karantina, Keimigrasian, Bea Cukai hingga satuan TNI-Polri siap dalam pembukaan pintu negara pada tanggal 22 juni 2022 nanti,” ucapnya.

  Dikatakan, dalam kesepakatan dua negara. Dengan dibukanya jalur resmi maka jalur jalur tidak resmi permintaan dari PNG dan Indonesia harus ditutup. Sebagaimana Yang mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi  sejak 2 Juni lalu kepada masyarakat yang berada di pos lintas batas.

Baca Juga :  14 Pemda Termasuk Pemprov Papua Belum Ajukan Pencairan Otsus Tahap II

“Kami telah sosialisasi dengan terbukanya pintu gerbang resmi maka semua jalur jalur tidak  resmi ditutup. Jika kedapatan masih ada yang melewati jalur tikus, sesuai aturan Keimigrasian ada aturan TNI-Polri ditegakan sesuai aturan Lintas Batas Tidak Resmi,” tegasnya.

  Sementara itu, di perbatasan sendiri Sabtu kemarin pengunjung terlihat ramai. Namun mereka hanya diperbolehkan sebatas berada di tulisan Skouw Border Post of The Republik Of Indonesia.

  Seorang pengunjung Irnawati menyebut ini kali pertama dirinya ke Skouw Perbatan setelah pandemic mereda. Namun sebelumnya, ia bersama keluarga sering jalan jalan sekedar untuk berfoto di Skouw. “Sering ke sini sama keluarga atau teman teman, namun ini kali pertama setelah pandemic mereda,” ungakpnya

  Sementara seorang aparat menyebut perbatasan ramai saat Sabtu dan Minggu, banyak warga Kota Jayapura yang datang jalan jalan. Sekedar diketahui, pintu gerbang pelintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw ditutup dua tahun yang lalu karena Covid-19. (fia/cr-268/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/