Sunday, January 18, 2026
25.5 C
Jayapura

Setelah Enam Tahun Menunggu Air Bersih Akhirnya Terjawab

JAYAPURA-Warga di RT 4 RW 1 Kampung Holtekamp kini bisa tersenyum. Itu setelah penantian mereka untuk mendapatkan air bersih selama bertahun – tahun terjawab pada Minggu (12/10). Infrastruktur sumur bor sekaligus wadah penyaring dibuatkan oleh Sattis 1 Jayapura Mandala V sebagai upaya menjawab kebutuhan riil warga.

“Kami sudah bertahun-tahun tinggal di sini (belakang Hotel 888) Holtekamp dan ada 47 kepala keluarga tapi selama ini tak ada air bersih yang kami dapat,” ujar Hengki Gombo, salah satu tokoh pemuda saat proses penyerahan.

Ia menjelaskan bahwa warga yang berada di RT 4 kebanyakan dari Tolikara, Puncak dan juga Waropen. Namun selama ini warga hanya bisa memanfaatkan air hujan. “Tidak ada air bersih, semua air hujan. Kalau mau minum barulah kami keluar beli air galon,” tambahnya.

Baca Juga :  Optimalkan Kinerja, Dijenpas Papua Terapkan Kedisiplinan Petugas

Kikuk Gombo juga membenarkan hal tersebut. Ia menyebut puluhan kepala keluarga yang mendiami belakang Kantor KPU atau belakang Hotel 888 Holtekamp ini mengalami kesulitan dalam pemenuhan air bersih.

Kalaupun menggunakan sumur bor terkadang warnanya agak kekuningan dan lengket serta rasa asin yang masih kuat. Mirisnya lagi, jika hujan dengan intensitas tinggi maka bisa dipastikan lokasi tempat tinggal mereka akan kebanjiran.

“Ini tadi pas datang air baru surut. Jadi memang selama ini semua hanya mengandalkan air hujan. Kami punya sumur bor tapi kualitasnya jelek,” bebernya.

Namun setelah mendapat sarana yang dibuat tim Sattis 1 Jayapura barulah dikatakan kualitas air kini lebih baik. “Airnya sudah jernih dan tidak berbau. Masyarakat terlihat senang dan kini sudah bisa memanfaatkan langsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Setiap Pimpinan OPD Diminta Buat Kajian Soal Penerapan New Normal

JAYAPURA-Warga di RT 4 RW 1 Kampung Holtekamp kini bisa tersenyum. Itu setelah penantian mereka untuk mendapatkan air bersih selama bertahun – tahun terjawab pada Minggu (12/10). Infrastruktur sumur bor sekaligus wadah penyaring dibuatkan oleh Sattis 1 Jayapura Mandala V sebagai upaya menjawab kebutuhan riil warga.

“Kami sudah bertahun-tahun tinggal di sini (belakang Hotel 888) Holtekamp dan ada 47 kepala keluarga tapi selama ini tak ada air bersih yang kami dapat,” ujar Hengki Gombo, salah satu tokoh pemuda saat proses penyerahan.

Ia menjelaskan bahwa warga yang berada di RT 4 kebanyakan dari Tolikara, Puncak dan juga Waropen. Namun selama ini warga hanya bisa memanfaatkan air hujan. “Tidak ada air bersih, semua air hujan. Kalau mau minum barulah kami keluar beli air galon,” tambahnya.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura Ditingkatkan

Kikuk Gombo juga membenarkan hal tersebut. Ia menyebut puluhan kepala keluarga yang mendiami belakang Kantor KPU atau belakang Hotel 888 Holtekamp ini mengalami kesulitan dalam pemenuhan air bersih.

Kalaupun menggunakan sumur bor terkadang warnanya agak kekuningan dan lengket serta rasa asin yang masih kuat. Mirisnya lagi, jika hujan dengan intensitas tinggi maka bisa dipastikan lokasi tempat tinggal mereka akan kebanjiran.

“Ini tadi pas datang air baru surut. Jadi memang selama ini semua hanya mengandalkan air hujan. Kami punya sumur bor tapi kualitasnya jelek,” bebernya.

Namun setelah mendapat sarana yang dibuat tim Sattis 1 Jayapura barulah dikatakan kualitas air kini lebih baik. “Airnya sudah jernih dan tidak berbau. Masyarakat terlihat senang dan kini sudah bisa memanfaatkan langsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Lagi, satu Pelaku Pembunuhan Ojol Diamankan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya