JAYAPURA – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola layanan haji yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada jemaah. Kementrian Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melantik sebanyak tujuh (7) pejabat yang akan bertugas di kantor wilayah Papua, Kamis (9/4).
Pelantikan ini diketahui menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur organisasi dan memastikan kesiapan optimal penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Hal ini menjadi penting mengingat kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia, sistem pelayanan, hingga koordinasi lintas sektor.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag., M.M., dalam keterangannya kepada Cenderawasih Pos, menyampaikan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi modern yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh setiap pejabat bukan sekadar posisi struktural, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran spiritual dan integritas moral.
Dalam konteks penguatan organisasi, Musa juga menyoroti pentingnya membangun sinergi yang solid melalui konsolidasi internal yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh jajaran dapat memperkuat kolaborasi lintas unit kerja, mengedepankan keterbukaan, serta menjaga harmonisasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
JAYAPURA – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola layanan haji yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada jemaah. Kementrian Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melantik sebanyak tujuh (7) pejabat yang akan bertugas di kantor wilayah Papua, Kamis (9/4).
Pelantikan ini diketahui menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur organisasi dan memastikan kesiapan optimal penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Hal ini menjadi penting mengingat kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia, sistem pelayanan, hingga koordinasi lintas sektor.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag., M.M., dalam keterangannya kepada Cenderawasih Pos, menyampaikan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi modern yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh setiap pejabat bukan sekadar posisi struktural, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran spiritual dan integritas moral.
Dalam konteks penguatan organisasi, Musa juga menyoroti pentingnya membangun sinergi yang solid melalui konsolidasi internal yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh jajaran dapat memperkuat kolaborasi lintas unit kerja, mengedepankan keterbukaan, serta menjaga harmonisasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.