JAYAPURA–Sebuah tindakan tidak terpuji dilakukan seorang penghuni rumah kos di kawasan Hamadi Rawa II, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Selasa (10/2) malam. Pria tersebut diduga sengaja membakar kamar kosnya sendiri akibat dipicu persoalan rumah tangga.
Beruntung, kobaran api tidak sempat meluas dan hanya menghanguskan sebagian dinding kamar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIT. Pemilik rumah kos, Hj Saida, mengatakan saat kejadian pelaku berada seorang diri di dalam kamar. Sementara istri dan anaknya diketahui sedang tidak berada di tempat karena sebelumnya terjadi cekcok antara keduanya.
“Menurut keterangan tetangga kos, saat itu terdengar suara marah-marah dari dalam kamar. Tidak lama kemudian tercium bau asap. Saat dicek, api sudah mulai menjalar ke dinding kamar,” ujar Hj Saida saat ditemui Cenderawasih Pos, Rabu (12/2).
Dari hasil pengamatan di lokasi, terlihat kompor dalam keadaan menyala dengan tumpukan pakaian milik pelaku dan istrinya berada di atasnya. Api diduga berasal dari pakaian yang sengaja dibakar di atas kompor tersebut.
“Kami menduga dia marah dengan istrinya lalu menyalakan kompor dan membakar pakaian istrinya. Karena saat kejadian tumpukan pakaian terbakar di atas kompor,” jelasnya.
Rumah kos tersebut memiliki 12 petak dan baru diresmikan pada awal Januari lalu. Pelaku diketahui belum lama menempati kamar tersebut. Menurut keterangan warga sekitar, pasangan suami istri itu kerap terlibat pertengkaran.
“Memang menurut tetangganya mereka sering berkelahi. Tapi malam itu terdengar dia marah-marah, padahal istrinya sedang tidak ada di tempat,” tambah Hj Saida.
Usai kejadian, pelaku diketahui melarikan diri. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi tak lama setelah peristiwa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi. “Setelah kejadian polisi datang dan melakukan olah TKP. Penghuni itu sudah kabur ke arah Argapura,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi, Rabu siang, situasi sudah dalam keadaan terkendali. Tumpukan pakaian yang terbakar masih terlihat di dalam kamar, sementara dinding kamar tampak hangus. Hj Saida mengaku bersyukur api cepat dipadamkan oleh warga sekitar sehingga tidak merembet ke kamar lainnya. Ia menyebut bangunan lantai dua rumah kos tersebut sebagian besar berbahan kayu.