Wednesday, February 4, 2026
26.4 C
Jayapura

Puncak Musim Penghujan, Wali Kota Minta Warga Waspada

JAYAPURA-Memasuki puncak musim penghujan yang biasanya berlangsung pada Desember hingga Februari, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor yang kerap terjadi di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota menyoroti secara khusus aktivitas pendulangan emas ilegal yang dinilai sangat berbahaya saat intensitas hujan tinggi. “Kalau hujan deras dan longsor, masyarakat sendiri yang akan merasakan akibatnya. Saya ingatkan lagi, tim keamanan terpadu sudah berjalan. Kalau kedapatan, akan langsung diproses. Kita harus jaga alam ini, karena risikonya kembali ke masyarakat,” tegas Abisai disela kegiatan di kantor wali kota, Rabu (10/12).

Selain aktivitas tambang liar, Wali Kota juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan banjir. Ia menekankan bahwa banyak kejadian banjir terjadi karena saluran air tersumbat sampah.

Baca Juga :  Tujuh Tahun di Jayapura Seorang Warga Asal Mesir Terlibat Narkoba

“Kita semua harus berhati-hati karena kondisi alam tidak dapat diprediksi. Tuhan melindungi kita semua agar terhindar dari bahaya seperti kebakaran maupun banjir. Karena itu, kita harus menjaga lingkungan dengan baik,” ujarnya.

Ia meminta warga lebih disiplin dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja. “Kita jaga kota ini baik-baik karena kita hidup di kota ini. Jangan membuang sampah sembarangan. Kita tahu bahwa Desember sampai Februari adalah masa musim penghujan, jadi mari lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan peran masyarakat, Pemerintah Kota Jayapura juga menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan langkah mitigasi bencana secara terpadu.

Baca Juga :  Hasil Safari, Terungkap Beragam Kejahatan Terjadi 

Menurut Wali Kota, setiap OPD telah diarahkan untuk mengambil langkah antisipatif sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Upaya pencegahan dan penanganan potensi bencana akan dilakukan bersama. Perlu langkah antisipatif yang terkoordinasi dari seluruh perangkat daerah,” tutupnya.

Dengan peringatan ini, Pemkot Jayapura berharap kesiapsiagaan masyarakat meningkat sehingga risiko bencana selama musim penghujan dapat diminimalisir.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA-Memasuki puncak musim penghujan yang biasanya berlangsung pada Desember hingga Februari, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor yang kerap terjadi di wilayah Kota Jayapura.

Wali Kota menyoroti secara khusus aktivitas pendulangan emas ilegal yang dinilai sangat berbahaya saat intensitas hujan tinggi. “Kalau hujan deras dan longsor, masyarakat sendiri yang akan merasakan akibatnya. Saya ingatkan lagi, tim keamanan terpadu sudah berjalan. Kalau kedapatan, akan langsung diproses. Kita harus jaga alam ini, karena risikonya kembali ke masyarakat,” tegas Abisai disela kegiatan di kantor wali kota, Rabu (10/12).

Selain aktivitas tambang liar, Wali Kota juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan banjir. Ia menekankan bahwa banyak kejadian banjir terjadi karena saluran air tersumbat sampah.

Baca Juga :  Diminta Antar Belanja, Oknum ASN Rudapaksa ABG

“Kita semua harus berhati-hati karena kondisi alam tidak dapat diprediksi. Tuhan melindungi kita semua agar terhindar dari bahaya seperti kebakaran maupun banjir. Karena itu, kita harus menjaga lingkungan dengan baik,” ujarnya.

Ia meminta warga lebih disiplin dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja. “Kita jaga kota ini baik-baik karena kita hidup di kota ini. Jangan membuang sampah sembarangan. Kita tahu bahwa Desember sampai Februari adalah masa musim penghujan, jadi mari lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan peran masyarakat, Pemerintah Kota Jayapura juga menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan langkah mitigasi bencana secara terpadu.

Baca Juga :  Inflasi Kota Jayapura Kembali Turun

Menurut Wali Kota, setiap OPD telah diarahkan untuk mengambil langkah antisipatif sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Upaya pencegahan dan penanganan potensi bencana akan dilakukan bersama. Perlu langkah antisipatif yang terkoordinasi dari seluruh perangkat daerah,” tutupnya.

Dengan peringatan ini, Pemkot Jayapura berharap kesiapsiagaan masyarakat meningkat sehingga risiko bencana selama musim penghujan dapat diminimalisir.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya