“Bersamaan dengan itu minggu pertama ini sekolah gunakan waktu untuk guru-guru menyiapkan rencana kerja untuk satu tahun ke depan,” ungkapnya.
Untuk itu, SMA Negeri 7 Jayapura mengajak orang tua dan peserta didik untuk tetap berkoordinasi dengan wali kelas terkait kepulangan dan kehadiran siswa di sekolah. Sekolah menaruh kepercayaan bahwa semua pihak memiliki niat baik dan tanggung jawab bersama demi kelancaran proses belajar mengajar.
“Mari kita awali semester genap ini dengan hati yang bersih, semangat yang baru, dan tekad untuk belajar lebih sungguh-sungguh. Semoga tahun 2026 menjadi tahun pertumbuhan, penguatan karakter, dan prestasi yang membanggakan bagi anak-anak kita,” harapnya.
Hal yang sama juga terlihat di SMA 4 Jayapura, para siswa-siswi telah berbondong-bondong ke sekolah, namun ternyata aktivitas kegiatan belajar mengajar belum berjalan normal. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang siswi, Christine (18) kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/1).
Christine mengatakan bahwa pada hari pertama masuk sekolah hingga kedua, Selasa (6/1) belum ada kegiatan belajar mengajar. “Mulai dari kemarin masuk pertama sekolah hingga hari ini belum belajar, kami hanya bersih-bersih kelas, intinya belum berjalan normal,” ujar Christine.
Lain hal di Sekolah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) di Kota Jayapura, libur sekolah di jatwal hingga, 12 Januari 2026 mendatang. Hal ini dibuktikan di SMA YPPK Taruna Bhakti Waena suasana disekolah masih terpantau sepih, gerbang sekolah masih tertutup rapat.
“Kita mulai aktif belajar pada, 12 Januari 2026, semua YPPK di Kota Jayapura di berbagai tingkatan,” kata Feliks Jemahan, Wakil Kepala Sekolah kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/1).
Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kotaraja suasana proses pembelajaran diawal tahun baru diawali dengan mengadakan kegiatan apel bersama kemudian di lanjutkan dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.