Sementara Bupati Yapen, Benyamin Arisoy menyebut kesiapannya untuk menjadikan wilayahnya sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Bahkan ia juga memastikan lokasi yang digunakan bebas dari sengketa. Hanya saja ia mengaku kendala mereka ada pada listrik.
“Kita ada kendala pada listrik, di Yapen pulaunya sangat panjang dan tantangannya ada pada listrik. Kampung Nelayan akan optimal apabila listriknya juga beroperasi selama 24 jam,” katanya.
Diakuinya bahwa potensi perikanan cukup luar biasa di Papua. Namun, belum bisa mendapatkan potensi apa-apa. “Kita punya potensi ikan yang luar biasa. Namun kita tidak mendapat apa-apa dari potensi itu, kita di Papua tidak memiliki sumber daya yang lain, yang kita harap adalah kehidupan di laut. ikan yang begtu banyak namun sumber pendapatan kita sangat kecil dari sumber daya perikanan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara Bupati Yapen, Benyamin Arisoy menyebut kesiapannya untuk menjadikan wilayahnya sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Bahkan ia juga memastikan lokasi yang digunakan bebas dari sengketa. Hanya saja ia mengaku kendala mereka ada pada listrik.
“Kita ada kendala pada listrik, di Yapen pulaunya sangat panjang dan tantangannya ada pada listrik. Kampung Nelayan akan optimal apabila listriknya juga beroperasi selama 24 jam,” katanya.
Diakuinya bahwa potensi perikanan cukup luar biasa di Papua. Namun, belum bisa mendapatkan potensi apa-apa. “Kita punya potensi ikan yang luar biasa. Namun kita tidak mendapat apa-apa dari potensi itu, kita di Papua tidak memiliki sumber daya yang lain, yang kita harap adalah kehidupan di laut. ikan yang begtu banyak namun sumber pendapatan kita sangat kecil dari sumber daya perikanan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q