Saturday, March 14, 2026
26.4 C
Jayapura

Manfaatkan Teknologi Untuk Pengolahan Hasil Perikanan

Sebelum program berlangsung, nelayan di Pulau Kosong masih mengandalkan metode tradisional pengeringan ikan, yang sangat bergantung pada cuaca dan rentan terhadap kontaminasi.

“Kini, dengan penerapan sistem penyimpanan bertenaga surya, masa simpan ikan segar bisa meningkat dari satu hari menjadi tiga hingga lima hari,” jelasnya.

Sementara teknologi pengering efek rumah kaca mempercepat dan menstandarkan kualitas produk ikan kering. Pendampingan juga diberikan dalam hal pencatatan keuangan, diversifikasi produk, serta pemasaran digital, agar nelayan mampu memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual hasil tangkapan.

Ketua Kelompok Nelayan Pulau Kosong, Hariman, menyambut baik program ini dan dinilai sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

Baca Juga :  Kondisi Masih Memprihatinkan, Sejumlah Warga Berlatih Untuk Ikuti Lomba

“Selama ini kami kesulitan menyimpan dan mengawetkan ikan hasil tangkapan. Dengan adanya teknologi baru ini, kualitas ikan kami tetap terjaga dan bisa dijual dengan harga lebih baik,” ungkap Harimun kepada tim usai pelatihan, Sabtu (30/8) lalu.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Sebelum program berlangsung, nelayan di Pulau Kosong masih mengandalkan metode tradisional pengeringan ikan, yang sangat bergantung pada cuaca dan rentan terhadap kontaminasi.

“Kini, dengan penerapan sistem penyimpanan bertenaga surya, masa simpan ikan segar bisa meningkat dari satu hari menjadi tiga hingga lima hari,” jelasnya.

Sementara teknologi pengering efek rumah kaca mempercepat dan menstandarkan kualitas produk ikan kering. Pendampingan juga diberikan dalam hal pencatatan keuangan, diversifikasi produk, serta pemasaran digital, agar nelayan mampu memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual hasil tangkapan.

Ketua Kelompok Nelayan Pulau Kosong, Hariman, menyambut baik program ini dan dinilai sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Harus Bisa Terjemahkan Kebijakan Wali Kota

“Selama ini kami kesulitan menyimpan dan mengawetkan ikan hasil tangkapan. Dengan adanya teknologi baru ini, kualitas ikan kami tetap terjaga dan bisa dijual dengan harga lebih baik,” ungkap Harimun kepada tim usai pelatihan, Sabtu (30/8) lalu.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya