JAYAPURA – Pelaksanaan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura menjadi momentum dalam menyerap berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat. Wakil Ketua III DPRK Jayapura dari jalur Fraksi Kelompok Khusus, Ferdinand Hanuebi, menguraikan sejumlah usulan dan keluhan warga yang menjadi perhatian serius jajaran dewan untuk diperjuangkan dalam agenda pembangunan mendatang.
Selama lima hari turun langsung ke berbagai titik lokasi yang berbeda, Ferdinand mencatat beragam masalah yang dihadapi warga di setiap kawasan. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar dan fasilitas publik masih menjadi isu mendominasi yang membutuhkan penanganan segera dari pemerintah daerah.
“Banyak hal yang disampaikan warga dan kondisinya tidak selalu sama antara satu wilayah dengan tempat lainnya. Ada yang mengeluhkan masalah kesehatan, infrastruktur, pendidikan, hingga program bantuan-bantuan,” ujar Ferdinand, di Kotaraja, Selasa (3/11)
Dari hasil dialog dan tatap muka langsung di lapangan, lanjut Ferdinand, terdapat beberapa sektor utama yang menjadi keluhan serta usulan masyarakat untuk dikawal oleh legislatif.
Pertama, Sektor Infrastruktur: Pembangunan dan perbaikan sarana publik serta akses jalan di permukiman warga yang dinilai masih belum merata atau membutuhkan perbaikan mendesak. Kedua, Layanan Kesehatan: Peningkatan aksesibilitas dan mutu pelayanan kesehatan dasar bagi warga di wilayah-wilayah permukiman.
JAYAPURA – Pelaksanaan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura menjadi momentum dalam menyerap berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat. Wakil Ketua III DPRK Jayapura dari jalur Fraksi Kelompok Khusus, Ferdinand Hanuebi, menguraikan sejumlah usulan dan keluhan warga yang menjadi perhatian serius jajaran dewan untuk diperjuangkan dalam agenda pembangunan mendatang.
Selama lima hari turun langsung ke berbagai titik lokasi yang berbeda, Ferdinand mencatat beragam masalah yang dihadapi warga di setiap kawasan. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar dan fasilitas publik masih menjadi isu mendominasi yang membutuhkan penanganan segera dari pemerintah daerah.
“Banyak hal yang disampaikan warga dan kondisinya tidak selalu sama antara satu wilayah dengan tempat lainnya. Ada yang mengeluhkan masalah kesehatan, infrastruktur, pendidikan, hingga program bantuan-bantuan,” ujar Ferdinand, di Kotaraja, Selasa (3/11)
Dari hasil dialog dan tatap muka langsung di lapangan, lanjut Ferdinand, terdapat beberapa sektor utama yang menjadi keluhan serta usulan masyarakat untuk dikawal oleh legislatif.
Pertama, Sektor Infrastruktur: Pembangunan dan perbaikan sarana publik serta akses jalan di permukiman warga yang dinilai masih belum merata atau membutuhkan perbaikan mendesak. Kedua, Layanan Kesehatan: Peningkatan aksesibilitas dan mutu pelayanan kesehatan dasar bagi warga di wilayah-wilayah permukiman.