Friday, March 6, 2026
25.8 C
Jayapura

Launching Pendaftaran Calon Paskibraka Secara Online

Wali Kota Tegaskan Tak Ada Intervensi

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura resmi meluncurkan pendaftaran calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka. Peluncuran oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura itu berlangsung di Aula GSG Selasa (3/3).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan terbuka bagi siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang telah memenuhi persyaratan.

“Hari ini kita launching pendaftaran calon-calon Paskibraka secara online. Semua siswa yang memenuhi syarat dapat mendaftar melalui aplikasi. Tidak boleh ada intervensi dalam proses ini. Semua harus tertib dan mengikuti mekanisme yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Perkuat Deteksi Dini TBC dan Penyakit Menular

Sebanyak 31 sekolah di Kota Jayapura akan berpartisipasi dalam proses seleksi tahun ini. Melalui sistem berbasis aplikasi tersebut, diharapkan seluruh tahapan berjalan transparan dan mampu menjaring calon anggota Paskibraka yang benar-benar siap menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Wali Kota juga berharap para peserta yang terpilih nantinya dapat menjalani latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab sehingga mampu melaksanakan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan baik dan penuh kebanggaan.

Dari hasil seleksi, akan dipilih sebanyak 40 orang. Rinciannya, 30 orang bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Kota Jayapura, sementara 10 orang terbaik akan dikirim mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Papua.

Baca Juga :  Waspadai Pergaulan yang Picu Kenakalan Remaja 

Selanjutnya, peserta terbaik dari tingkat provinsi berkesempatan mengikuti seleksi nasional di Istana Negara. Menurut Abisai, sistem online ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri daerah, baik asli Papua maupun non-Papua.

“Kalau bisa ada perwakilan anak-anak Papua yang lolos hingga tingkat nasional, itu akan menjadi kebanggaan kita bersama dan menunjukkan bahwa generasi muda Papua siap,” ujarnya.

Wali Kota Tegaskan Tak Ada Intervensi

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura resmi meluncurkan pendaftaran calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka. Peluncuran oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura itu berlangsung di Aula GSG Selasa (3/3).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan terbuka bagi siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang telah memenuhi persyaratan.

“Hari ini kita launching pendaftaran calon-calon Paskibraka secara online. Semua siswa yang memenuhi syarat dapat mendaftar melalui aplikasi. Tidak boleh ada intervensi dalam proses ini. Semua harus tertib dan mengikuti mekanisme yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Minta Segera Penyesuian Tarif, Karyawan Minta Upah Dinaikkan 

Sebanyak 31 sekolah di Kota Jayapura akan berpartisipasi dalam proses seleksi tahun ini. Melalui sistem berbasis aplikasi tersebut, diharapkan seluruh tahapan berjalan transparan dan mampu menjaring calon anggota Paskibraka yang benar-benar siap menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Wali Kota juga berharap para peserta yang terpilih nantinya dapat menjalani latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab sehingga mampu melaksanakan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan baik dan penuh kebanggaan.

Dari hasil seleksi, akan dipilih sebanyak 40 orang. Rinciannya, 30 orang bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Kota Jayapura, sementara 10 orang terbaik akan dikirim mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Papua.

Baca Juga :  Hasil Rikmin Awal, Empat Pendaftar Gagal Masuk Seleksi Polri

Selanjutnya, peserta terbaik dari tingkat provinsi berkesempatan mengikuti seleksi nasional di Istana Negara. Menurut Abisai, sistem online ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri daerah, baik asli Papua maupun non-Papua.

“Kalau bisa ada perwakilan anak-anak Papua yang lolos hingga tingkat nasional, itu akan menjadi kebanggaan kita bersama dan menunjukkan bahwa generasi muda Papua siap,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya