“Berdasarkan SK penugasan, salah satu poin wajib saya adalah melapor kepada Gubernur. Karena ada informasi (aksi) yang beredar kesana-kemari, maka saya laporkan situasi ini ke Bapak Gubernur dan Bapak Sekda agar ada tindak lanjut,” jelas dr. Beeri, yang juga menjabat secara definitif sebagai Kepala Balai Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria (ATM) Papua.
Ia berharap, respons cepat diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua dengan menerjunkan aparat keamanan beserta Satpol PP guna menjaga situasi kantor Dinkes agar tetap kondusif dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Bapak Gubernur dan aparat keamanan yang sigap merespons. Kehadiran mereka memastikan bahwa kami di Dinas Kesehatan dapat terus bekerja tanpa gangguan demi menjalankan tanggung jawab pelayanan dari pemerintah pusat maupun daerah,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak keamanan dilaporkan tengah mendalami dan menelusuri aktor di balik penyebaran flyer aksi tersebut untuk mengidentifikasi kepastian motif pergerakan massa tersebut. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q