Thursday, February 5, 2026
26.3 C
Jayapura

Pemilu Ketua OSIS, SMAN 4 Jayapura Terapkan Sistem Online

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar memilih ketua dan wakil OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter dan tanggung jawab sosial. “Melalui pemilu OSIS, siswa belajar menjadi warga sekolah yang aktif, berpikir kritis, dan menghargai perbedaan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi muda yang demokratis dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Widya juga mengapresiasi peran OSIS selama ini yang dinilai membawa pengaruh positif bagi sekolah. OSIS mampu menggerakkan 1.731 siswa dalam berbagai kegiatan, baik akademik maupun non-akademik, termasuk aksi sosial penggalangan bantuan bagi korban kebakaran di Kota Jayapura.

“Kepemimpinan harus dibangun sejak dini. Kami ingin siswa belajar berdiskusi, bermusyawarah, dan bekerja sama melalui wadah OSIS,” tambahnya.

Baca Juga :  Disdik Sebut Informasi Pergantian Seragam Sekolah, Hoax

Sementara itu, Alicia R. Laly, calon Ketua OSIS nomor urut 02 yang kini duduk di kelas XI, tampil penuh percaya diri dan membawa semangat perubahan. Ia mengaku termotivasi untuk mencalonkan diri karena ingin menjadi sumber inspirasi bagi teman-temannya.

“Saya ingin menginspirasi orang-orang di sekitar saya, seperti ketua OSIS sebelumnya yang telah memberi contoh positif. Dari situ saya ingin meneruskan semangat itu untuk menggerakkan teman-teman saya hari ini,” ujar Alicia.

Alicia mengusung visi menjadi penggerak perubahan positif dengan semangat yang jernih dan berintegritas, serta menegaskan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender.

“Saya optimis, walaupun saya perempuan, hal itu tidak menghalangi saya untuk memimpin. Ketua OSIS tidak harus laki-laki. Yang penting adalah niat, tanggung jawab, dan semangat membawa perubahan yang baik,” tegasnya.

Baca Juga :  DPT Papua Berjumlah 727.835 Pemilih

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar memilih ketua dan wakil OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter dan tanggung jawab sosial. “Melalui pemilu OSIS, siswa belajar menjadi warga sekolah yang aktif, berpikir kritis, dan menghargai perbedaan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi muda yang demokratis dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Widya juga mengapresiasi peran OSIS selama ini yang dinilai membawa pengaruh positif bagi sekolah. OSIS mampu menggerakkan 1.731 siswa dalam berbagai kegiatan, baik akademik maupun non-akademik, termasuk aksi sosial penggalangan bantuan bagi korban kebakaran di Kota Jayapura.

“Kepemimpinan harus dibangun sejak dini. Kami ingin siswa belajar berdiskusi, bermusyawarah, dan bekerja sama melalui wadah OSIS,” tambahnya.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar di Mimika Demo Tolak Program MBG

Sementara itu, Alicia R. Laly, calon Ketua OSIS nomor urut 02 yang kini duduk di kelas XI, tampil penuh percaya diri dan membawa semangat perubahan. Ia mengaku termotivasi untuk mencalonkan diri karena ingin menjadi sumber inspirasi bagi teman-temannya.

“Saya ingin menginspirasi orang-orang di sekitar saya, seperti ketua OSIS sebelumnya yang telah memberi contoh positif. Dari situ saya ingin meneruskan semangat itu untuk menggerakkan teman-teman saya hari ini,” ujar Alicia.

Alicia mengusung visi menjadi penggerak perubahan positif dengan semangat yang jernih dan berintegritas, serta menegaskan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender.

“Saya optimis, walaupun saya perempuan, hal itu tidak menghalangi saya untuk memimpin. Ketua OSIS tidak harus laki-laki. Yang penting adalah niat, tanggung jawab, dan semangat membawa perubahan yang baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pentingnya Mental Perantau untuk Tingkatkan Serapan Lulusan di Dunia Kerja

Berita Terbaru

Artikel Lainnya