Categories: METROPOLIS

Wali Kota: Bantuan Korban Kebakaran Harus Satu Pintu!

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan seluruh bantuan yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, harus disalurkan melalui satu pintu, yakni posko utama Pemerintah Kota Jayapura yang berada di bawah koordinasi Dinas Sosial.

   Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan yang masuk dapat terdata dan disalurkan secara merata kepada seluruh korban yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

   Pemkot telah menyiapkan Posko utama di kawasan pengungsian yang berada di belakang Stadion Mandala. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi penanganan warga terdampak, termasuk dalam hal penerimaan dan distribusi berbagai bentuk bantuan.

  Menurut Abisai,  mekanisme satu pintu sangat penting dalam situasi bencana agar tidak terjadi ketimpangan dalam pembagian bantuan. Pemerintah perlu mengetahui secara pasti bantuan apa saja yang masuk, jumlahnya, serta kebutuhan masyarakat yang masih harus dipenuhi.

  “Semua bantuan harus melalui satu pintu. Di sana sudah ada posko utama Pemerintah Kota Jayapura, di bawah Dinas Sosial. Jadi bantuan yang diberikan kepada masyarakat korban kebakaran harus dikoordinasikan melalui posko tersebut,” tegas Abisai.

  Wali kota sendiri sudah menyalurkan bantuan berupa 100 karung beras ukuran 10kg, 200 rak telur, gula pasir 100 kg, minyak goreng, kebutuhan dapur lainnya dan puluhan karton kebutuhan popok balita.

   Ia menjelaskan, kebijakan satu pintu ini bukan untuk membatasi masyarakat maupun pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan. Sebaliknya, mekanisme tersebut bertujuan agar bantuan yang diberikan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat terdampak.

  Pasalnya, dalam kondisi bencana, kebutuhan masyarakat sangat beragam. Selain makanan dan minuman, para pengungsi juga membutuhkan pakaian, perlengkapan pribadi, kebutuhan anak-anak, perlengkapan tidur, air bersih serta berbagai kebutuhan lainnya.

  Dengan adanya koordinasi melalui posko utama, setiap bantuan yang datang dapat dicatat dan dipetakan sesuai kebutuhan warga yang berada di lokasi pengungsian. Abisai menyebutkan, saat ini terdapat kurang lebih 10 tenda pengungsian yang telah disiapkan pemerintah untuk menampung masyarakat terdampak kebakaran.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Kali Tsunami Munculkan Daratan, Ribuan Pengunjung Berjejer di Bawah Gemerlap Lampu

Pantai Ciberi tahun ini telah bersolek. Siapa sangka, lokasi yang dulunya gelap, dipenuhi pohon kelapa,…

8 hours ago

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

1 day ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

1 day ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

1 day ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

1 day ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

1 day ago