Friday, April 4, 2025
24.7 C
Jayapura

Pemerintah Jepang Akan Pulangkan Tulang Belulang Tentaranya

Sementara itu PJ Walikota Jayapura,  Christian Sohilait, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah Jepang dan juga pihak keluarga dari tentara Jepang yang gugur di tanah Papua.  Karena itu Pemerintah Daerah Kota Jayapura memastikan akan terus mendukung upaya-upaya tersebut dengan memberikan fasilitas ataupun daya dukung lainnya yang dibutuhkan oleh pihak pemerintah Jepang guna memastikan keberadaan tempat pekuburan tentara Jepang yang gugur itu.

“Intinya kami dari pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan apa saja yang kami bisa untuk mendukung pemerintah Jepang dalam proses ini,”ujarnya.

Sementara itu kerjasama antar pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia terkait pemulangan tulang-belulang tentara Jepang itu sudah dilakukan sejak 2019 lalu. Namun pada saat itu karena penyebaran covid-19 akhirnya tidak dijalankan.  Pertama kali baru dilaksanakan pada 2022 dimulai di Kabupaten Biak,  Supiori dan saat ini dilanjutkan di Jayapura.

Baca Juga :  Pemkot Kembali Berangkatkan 9 Umat Muslim Umrah

“Soal memulangkan itu kita tidak tahu terindikasi atau tidak.  Bisa saja mencari tetapi kalau sudah bercampur jadi tidak bisa terindikasi jauh juga tulangnya,”katanya.

Karena itu untuk memastikannya semua tulang belulang yang akan diambil itu akan dilakukan pengetesan DNA untuk memastikan.  Pihaknya bersama utusan Jepang sudah melakukan prasurvei kira-kira Tempat mana saja yang ada dan terindikasi menjadi tempat pekuburan tentara-tentara Jepang.

Dari cerita masyarakat dan yang terdekat itu ada di wilayah Kayu Batu,  Kampung Abe Pantai, kemudian terindikasi juga di kampung Tobati Enggros. Kemudian di Kabupaten Jayapura nya berlokasi di kampung Puai,  Berap dan Koase bahkan ada tugu Jepang juga di sana.(roy/wen)

Baca Juga :  Tanggap Kebutuhan Umat, Bimtek Hisab Rukyat Dihelat

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Sementara itu PJ Walikota Jayapura,  Christian Sohilait, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah Jepang dan juga pihak keluarga dari tentara Jepang yang gugur di tanah Papua.  Karena itu Pemerintah Daerah Kota Jayapura memastikan akan terus mendukung upaya-upaya tersebut dengan memberikan fasilitas ataupun daya dukung lainnya yang dibutuhkan oleh pihak pemerintah Jepang guna memastikan keberadaan tempat pekuburan tentara Jepang yang gugur itu.

“Intinya kami dari pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan apa saja yang kami bisa untuk mendukung pemerintah Jepang dalam proses ini,”ujarnya.

Sementara itu kerjasama antar pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia terkait pemulangan tulang-belulang tentara Jepang itu sudah dilakukan sejak 2019 lalu. Namun pada saat itu karena penyebaran covid-19 akhirnya tidak dijalankan.  Pertama kali baru dilaksanakan pada 2022 dimulai di Kabupaten Biak,  Supiori dan saat ini dilanjutkan di Jayapura.

Baca Juga :  Kurangi Kriminalitas di Holtekamp, Polresta Intens Patroli

“Soal memulangkan itu kita tidak tahu terindikasi atau tidak.  Bisa saja mencari tetapi kalau sudah bercampur jadi tidak bisa terindikasi jauh juga tulangnya,”katanya.

Karena itu untuk memastikannya semua tulang belulang yang akan diambil itu akan dilakukan pengetesan DNA untuk memastikan.  Pihaknya bersama utusan Jepang sudah melakukan prasurvei kira-kira Tempat mana saja yang ada dan terindikasi menjadi tempat pekuburan tentara-tentara Jepang.

Dari cerita masyarakat dan yang terdekat itu ada di wilayah Kayu Batu,  Kampung Abe Pantai, kemudian terindikasi juga di kampung Tobati Enggros. Kemudian di Kabupaten Jayapura nya berlokasi di kampung Puai,  Berap dan Koase bahkan ada tugu Jepang juga di sana.(roy/wen)

Baca Juga :  Pemkot Anggarkan Empat Paket Pekerjaan di APBD Perubahan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya