Dalam perlombaan ini, peserta ditantang untuk menampilkan karya seni yang orisinal dan penuh kreativitas. Sebagai contoh dalam kategori Cosplay, para peserta harus berpenampilan seperti karakter anime atau tokoh Jepang dengan kostum dan ekspresi yang menjiwai.
Keberhasilan dari para juara ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi siswa-siswi di masing-masing sekolah serta bimbingan dari guru-guru pembina. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa siswa-siswi tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam bidang seni, olahraga, dan budaya.
Lebih jauh ketua MGMP Bahasa Jepang Papua berharap dapat terus menyediakan ruang bagi siswa untuk menyalurkan minat, bakat, dan kemampuan berbahasa asing secara positif dan kompetitif.
Selain mengasah kemampuan berbahasa Jepang dalam festival Bunkasai menjadi sarana pengenalan budaya Jepang yang edukatif dan inspiratif bagi generasi muda. “Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga mampu melahirkan pelajar-pelajar berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dalam perlombaan ini, peserta ditantang untuk menampilkan karya seni yang orisinal dan penuh kreativitas. Sebagai contoh dalam kategori Cosplay, para peserta harus berpenampilan seperti karakter anime atau tokoh Jepang dengan kostum dan ekspresi yang menjiwai.
Keberhasilan dari para juara ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi siswa-siswi di masing-masing sekolah serta bimbingan dari guru-guru pembina. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa siswa-siswi tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam bidang seni, olahraga, dan budaya.
Lebih jauh ketua MGMP Bahasa Jepang Papua berharap dapat terus menyediakan ruang bagi siswa untuk menyalurkan minat, bakat, dan kemampuan berbahasa asing secara positif dan kompetitif.
Selain mengasah kemampuan berbahasa Jepang dalam festival Bunkasai menjadi sarana pengenalan budaya Jepang yang edukatif dan inspiratif bagi generasi muda. “Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga mampu melahirkan pelajar-pelajar berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q