Saturday, January 10, 2026
25.6 C
Jayapura

Pemuda Holtekamp Minta 20% Dana Kampung Untuk Pendidikan

Steven menekankan, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di Holtekamp. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Jayapura melalui kebijakan Wali Kota dapat memberikan arahan agar pemerintahan kampung tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pemuda dalam bidang pendidikan.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan, terutama di wilayah perbatasan seperti Holtekamp, membutuhkan anak-anak muda yang berpendidikan tinggi agar mampu bersaing, baik di dunia kerja maupun dalam pembangunan daerah.

Karang Taruna Holtekamp berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pemuda, terutama di bidang pendidikan. Steven menyebut, generasi muda yang berkualitas akan menjadi modal besar bagi kemajuan Kota Jayapura.

Baca Juga :  Aniaya Korban Menggunakan Botol, TSK Diserahkan ke Kejari

“Kami percaya Wali Kota akan mendengar suara ini, karena pendidikan adalah jalan untuk mengangkat derajat kampung kami. Kalau pemuda diberi kesempatan, mereka pasti bisa membuktikan diri,” ungkapnya.

“Pemuda adalah masa depan Kota Jayapura, khususnya Holtekamp. Kalau mereka dibiarkan putus kuliah, sama saja kita membiarkan masa depan kita hilang,” tutup Steven.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan agar pemerintah kampung untuk menindaklanjuti persoalan ini. “Nanti DPMK dan Inspektorat untuk melihat hal ini, jika bisa dianggarkan demikian silakan saja, tetapi harus pada regulasi yang ada,” ujar Abisai Rollo.

“Sementara untuk saat ini, saran saya anak yang alami kesulitan ini segera buat proposal saja, langsung diserahkan kepada pemerintah kampung agar bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya.(kim/tri)

Baca Juga :  Ujung Tombak Disdik Memajukan Mutu Pendidikan dan Peningkatan Kapasitas Guru

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Steven menekankan, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di Holtekamp. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Jayapura melalui kebijakan Wali Kota dapat memberikan arahan agar pemerintahan kampung tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pemuda dalam bidang pendidikan.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan, terutama di wilayah perbatasan seperti Holtekamp, membutuhkan anak-anak muda yang berpendidikan tinggi agar mampu bersaing, baik di dunia kerja maupun dalam pembangunan daerah.

Karang Taruna Holtekamp berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pemuda, terutama di bidang pendidikan. Steven menyebut, generasi muda yang berkualitas akan menjadi modal besar bagi kemajuan Kota Jayapura.

Baca Juga :  Jadwal Verfal Data Tenaga K2 Berakhir 28 Desember

“Kami percaya Wali Kota akan mendengar suara ini, karena pendidikan adalah jalan untuk mengangkat derajat kampung kami. Kalau pemuda diberi kesempatan, mereka pasti bisa membuktikan diri,” ungkapnya.

“Pemuda adalah masa depan Kota Jayapura, khususnya Holtekamp. Kalau mereka dibiarkan putus kuliah, sama saja kita membiarkan masa depan kita hilang,” tutup Steven.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan agar pemerintah kampung untuk menindaklanjuti persoalan ini. “Nanti DPMK dan Inspektorat untuk melihat hal ini, jika bisa dianggarkan demikian silakan saja, tetapi harus pada regulasi yang ada,” ujar Abisai Rollo.

“Sementara untuk saat ini, saran saya anak yang alami kesulitan ini segera buat proposal saja, langsung diserahkan kepada pemerintah kampung agar bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya.(kim/tri)

Baca Juga :  Kabupaten/Kota Harus Paham Persoalan Pendidikan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya