MIMIKA – Satu orang korban tenggelamnya KM. Putra Siantan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, pada Selasa (20/1). Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery mengatakan bahwa korban bernama Suriadi (47) ditemukan nelayan sekira pukul 04.00 WIT pagi.
Setelah ditemukan, korban lalu diserahkan kepada Sat Polairud Polres Mimika yang berada di Pos Muara Naja, pukul 09.41 WIT.
Selanjutnya, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan RB 217 Timika ke Dermaga Basarnas untuk selanjutnya diserahkan ke tim Public Safety Center (PSC) 119 untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
“Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR terhadap 1 korban tenggelamnya KM. Putra Siantan di perairan Timika diusulkan tutup dan potensi sar yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” pungkas Charles.
Sekadar Diketahui, KM. Putra Kuantan berlayar dari Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, dengan tujuan Kabupaten Mimika, Papua Tengah dengan membawa 13 awa kapal.
Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, menerangkan bahwa kejadian pertama kali dilaporkan oleh KM Jaya Sejahtera 66 via Radio CH 16 pada pukul 19.50 WIT yang menyatakan kapal tersebut terbalik di koordinat 04 58 048 S-136 37 194 T.
Dalam waktu singkat, KRI Banjarmasin-592 langsung bergerak; mesin dinyalakan, jangkar diangkat, dan tim SAR serta medis siap bertindak.
“Meskipun awalnya terhalang gelombang tinggi dan angin kencang, pada pukul 23.41 WIT kapal berhasil menempelkan lambung kanannya ke badan kapal yang terbalik untuk melakukan evakuasi,” kata Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, dalam konferensi pers yang digelar, Selasa pagi di ruang rapat Mako Lanal Timika.
Lanjutnya, dalam upaya ini, seluruh 13 ABK selamat dan langsung mendapatkan perawatan di dalam long Room KRI Banjarmasin. Pada pukul 05.30 WIT, tim dari Lanal Timika juga segera menjemput 13 ABK di Dermaga Cargodock PT Freeport Indonesia menggunakan bus dan ambulance.