MIMIKA- Roda aktivitas warga di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali berputar normal. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah yang sempat tegang tersebut berangsur pulih pasca-prosesi perdamaian antara kelompok Dang dan kelompok Newegalen pada Juni lalu di Kampung Amole.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, memastikan seluruh aktivitas fasilitas publik kini sudah tidak lagi lumpuh. Proses belajar-mengajar di sekolah, perkantoran pemerintahan, hingga layanan kesehatan telah beroperasi seperti sedia kala.
“Situasi Kamtibmas di wilayah Distrik Kwamki Narama sejak perdamaian dua minggu lalu hingga detik ini terpantau aman dan kondusif,” jelas Yusak saat ditemui, Sabtu (11/7) malam.
Meski situasi melandai, aparat kepolisian tidak mau kecolongan. Polsek Kwamki Narama terus mengintensifkan patroli dialogis dengan menyambangi basis kedua kubu yang sempat bertikai.
Langkah ini diambil untuk mengikis trauma sekaligus mengedukasi warga agar tidak lagi membawa senjata tajam di ruang publik.
“Kami sampaikan imbauan kepada kedua kubu agar tidak lagi membawa alat tajam. Kita semua adalah keluarga dan harus bisa beraktivitas kembali seperti biasa,” ungkap Yusak.
“Puji Tuhan masyarakat mendengarkan apa yang kami sampaikan dan mereka berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas di kedua belah pihak,” imbuhnya.
Untuk menjaga momentum damai ini, Polsek Kwamki Narama menyiagakan 18 personel yang disokong penuh oleh penebalan pasukan patroli rutin dari Polres Mimika. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q