Kombes Faizal mengatakan, saat ini personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.
“Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa,” tegas Faizal.
Setibanya di Mimika, jenazah almarhum langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk selanjutnya dilakukan visum dan otopsi.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, untuk proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.“Jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” ungkap Bayu.
Sementara itu, sebelumnya pada tanggal 30 April 2024, KKB menyerang Polsek Homeyo. Penyerangan ini mengakibatkan Alexsander Parapak tewas. (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos