Friday, March 20, 2026
29.7 C
Jayapura

Bupati Optimis Tingkatkan PAD

Tampak dua orang karyawan sedang melakukan produksi air mineral Robongholo Sentani, Senin, (21/12). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

Terkait Beroperasinya Pabrik Air Mineral Robhongholo

SENTANI-Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE.Msi optimis bahwa dengan beroperasinya pabrik pengelolaan air mineral Robhongholo  akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Jayapura.

Meski peluncuran produk asli dari mata air pegunungan Cycloop itu sudah dilakukan sejak 2018 , namun akibat banjir bandang yang terjadi pada 2019 di Kabupaten Jayapura sehingga progres tersebut tertunda hingga 2020 ini baru dimulai.

”Kita berharap bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan PAD ke depan , sekaligus ini juga untuk membangkitkan semangat melindungi Cycloop” tegasnya.

Bupati Matius mengakui, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dan PDAM  untuk menyuarakan bahwa Cycloop sangat penting bagi keberlangsungan makluk hidup di sekitarnya, termasuk manusia yang mendiami kawasan sepanjang Cycloop itu.

Baca Juga :  Tahun ini FDS Digelar Bersamaan dengan Kongres AMAN

“Dia bisa memberikan kita air kemasan lokal, itu kebanggaan masyarakat Tabi, sangat luar biasa , karena itu media bisa menyuarakan bahwa Papua juga bisa. Airnya luar biasa, rasanya sangat beda “ katanya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Jayapura, Entis Sutisna menyampaikan, produksi air mineral Robhongholo perharinya untuk kemasan botol yakni sebanyak 1000 karton, sedangkan untuk kemasan gelas sebanyak 900 karton, untuk ukuran 220 mili liter secara normal kami bisa memproduksi sekitar 1200 karton per-hari, namn sementara kita hanya produksi 50 persen, begitupun untuk ukuran yang 330 dan 600 mili liter, kami mampu produksi rata-rata 900 karton “ tuturnya.

Baca Juga :  Usulan dari Distrik ada 600 Lebih, Sebagian Besar Ditolak

Selain itu, air minum mineral yang siap diedarkan ke pasaran yakni air kemasan Robhongholo karena sertifikasi  kelayakan dan  uji lab sudah lengkap, sementara ini tahapannya yang akan kita lakukan, mudah-mudahan dengan peluncuruan Nanwani saat ini mempercepat prosesnya untuk diajukan ke pihak terkait,“ jelasnya.

Seumber air yang diambil dari mata air Pegunungan Cycloop tersebut dipisahkan dari sumber pelanggan perumahan sehingga kualitasnya tetap terjaga. (roy/tho)

Tampak dua orang karyawan sedang melakukan produksi air mineral Robongholo Sentani, Senin, (21/12). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

Terkait Beroperasinya Pabrik Air Mineral Robhongholo

SENTANI-Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE.Msi optimis bahwa dengan beroperasinya pabrik pengelolaan air mineral Robhongholo  akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Jayapura.

Meski peluncuran produk asli dari mata air pegunungan Cycloop itu sudah dilakukan sejak 2018 , namun akibat banjir bandang yang terjadi pada 2019 di Kabupaten Jayapura sehingga progres tersebut tertunda hingga 2020 ini baru dimulai.

”Kita berharap bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan PAD ke depan , sekaligus ini juga untuk membangkitkan semangat melindungi Cycloop” tegasnya.

Bupati Matius mengakui, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dan PDAM  untuk menyuarakan bahwa Cycloop sangat penting bagi keberlangsungan makluk hidup di sekitarnya, termasuk manusia yang mendiami kawasan sepanjang Cycloop itu.

Baca Juga :  Butuh Dana Rp 67,8 Miliar untuk Pemilu 2024

“Dia bisa memberikan kita air kemasan lokal, itu kebanggaan masyarakat Tabi, sangat luar biasa , karena itu media bisa menyuarakan bahwa Papua juga bisa. Airnya luar biasa, rasanya sangat beda “ katanya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Jayapura, Entis Sutisna menyampaikan, produksi air mineral Robhongholo perharinya untuk kemasan botol yakni sebanyak 1000 karton, sedangkan untuk kemasan gelas sebanyak 900 karton, untuk ukuran 220 mili liter secara normal kami bisa memproduksi sekitar 1200 karton per-hari, namn sementara kita hanya produksi 50 persen, begitupun untuk ukuran yang 330 dan 600 mili liter, kami mampu produksi rata-rata 900 karton “ tuturnya.

Baca Juga :  Jangan Ada Pungli dan Naikkan Tarif Parkir Seenaknya

Selain itu, air minum mineral yang siap diedarkan ke pasaran yakni air kemasan Robhongholo karena sertifikasi  kelayakan dan  uji lab sudah lengkap, sementara ini tahapannya yang akan kita lakukan, mudah-mudahan dengan peluncuruan Nanwani saat ini mempercepat prosesnya untuk diajukan ke pihak terkait,“ jelasnya.

Seumber air yang diambil dari mata air Pegunungan Cycloop tersebut dipisahkan dari sumber pelanggan perumahan sehingga kualitasnya tetap terjaga. (roy/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya