SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura terus melakukan pembenahan pasar, dengan fokus utama pada Pasar Pharaa Sentani sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pasar Pharaa Sentani menjadi prioritas karena merupakan satu dari sembilan pasar yang dikelola dinas dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.
“Setiap saat kami lakukan pembenahan, khususnya Pasar Sentani, karena ini salah satu sumber penerimaan PAD yang kami kelola,” ujarnya, Rabu (25/2).
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penataan pedagang ikan. Disperindag mengarahkan pedagang yang sebelumnya berjualan di luar area pasar untuk menempati los yang kosong di dalam pasar.
Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia mengakui sebelumnya terdapat pedagang yang berjualan di kawasan Jalan Raya umum, jembatan Kaliwarno dan di sepanjang Jalan Yahim dengan pasar ikan dadakan. Namun kondisi tersebut kini mulai ditata agar seluruh aktivitas perdagangan terpusat di dalam area pasar.
Selain Pasar Sentani, pembenahan juga akan dilakukan terhadap pasar lama sesuai arahan Bupati Jayapura. Jika proses penataan selesai, pedagang yang masih berjualan di luar akan ditarik masuk ke dalam pasar.
“Sebagai dinas teknis, pemerintah harus menyediakan ruang dan lapak yang layak bagi masyarakat untuk berjualan. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan nyaman,” tambahnya.
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura terus melakukan pembenahan pasar, dengan fokus utama pada Pasar Pharaa Sentani sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pasar Pharaa Sentani menjadi prioritas karena merupakan satu dari sembilan pasar yang dikelola dinas dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.
“Setiap saat kami lakukan pembenahan, khususnya Pasar Sentani, karena ini salah satu sumber penerimaan PAD yang kami kelola,” ujarnya, Rabu (25/2).
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penataan pedagang ikan. Disperindag mengarahkan pedagang yang sebelumnya berjualan di luar area pasar untuk menempati los yang kosong di dalam pasar.
Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia mengakui sebelumnya terdapat pedagang yang berjualan di kawasan Jalan Raya umum, jembatan Kaliwarno dan di sepanjang Jalan Yahim dengan pasar ikan dadakan. Namun kondisi tersebut kini mulai ditata agar seluruh aktivitas perdagangan terpusat di dalam area pasar.
Selain Pasar Sentani, pembenahan juga akan dilakukan terhadap pasar lama sesuai arahan Bupati Jayapura. Jika proses penataan selesai, pedagang yang masih berjualan di luar akan ditarik masuk ke dalam pasar.
“Sebagai dinas teknis, pemerintah harus menyediakan ruang dan lapak yang layak bagi masyarakat untuk berjualan. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan nyaman,” tambahnya.