SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menekan pengangguran di Kabupaten Jayapura.
Upaya tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi pencari kerja (pencaker), pengembangan kewirausahaan, serta perluasan akses pasar kerja. Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, mengatakan pengangguran di Kabupaten Jayapura masih cukup tinggi, meski luas wilayah di Kabupaten Jayapura besar. Menurutnya, dunia kerja cukup banyak, hanya saja kompetensi pencari kerja yang kurang.
“Masalah utamanya bukan kekurangan lapangan kerja, tetapi kompetensi pencari kerja yang belum sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” jelasnya,Sabtu (21/2).
Lanjut Edward, dengan kondisi yang ada,ditahun 2026 dengan memanfaatkan Dana Otsus, Disnaker akan melaksanakan pelatihan kompetensi dari dunia pendidikan SMA dan SMK. Pelatihan direncanakan mencakup sektor telekomunikasi, kelistrikan, serta berbagai bidang jasa pelayanan.
Selain peningkatan kompetensi, Disnakertrans juga mengembangkan pendekatan kewirausahaan melalui penguatan UMKM Orang Asli Papua (OAP).
Program tersebut akan dikemas dalam bentuk pekan vokasi, dengan target sekitar 100 peserta, yang akan dibekali keterampilan pengembangan produk olahan, makanan, serta produk pangan lainnya.
“Pencari kerja yang tidak berminat pada jalur kerja formal bisa memilih jalur wirausaha dengan membangun UMKM,” jelasnya.
Disnakertrans juga mendorong pencari kerja untuk mengakses peluang kerja nasional melalui platform SIAPkerja Online milik pemerintah pusat. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q