Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

144 Koperasi Merah Putih Siap Dikembangkan

SENTANI – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, menjelaskan bahwa setelah diluncurkannya Koperasi Merah Putih pada 21 Juli 2025 lalu, pihaknya kini tengah memperkuat sistem pengelolaan koperasi melalui penerapan sistem Micro Set, yaitu sistem digital pendukung bagi koperasi Merah Putih.

“Kita sudah mendapat surat penugasan dari beberapa asisten bisnis. Di Kabupaten Jayapura, terdapat 15 asisten bisnis dan juga Project Management Officer (PMO) yang bertugas membantu pengurus Koperasi Merah Putih di kampung-kampung dalam menyusun sistem Micro Set,” jelas Haryanto kepada wartawan, Senin (20/10).

Ia menambahkan, penyusunan sistem tersebut menjadi panduan agar Koperasi Merah Putih dapat mengakses pinjaman permodalan. Saat ini, proses penyusunan masih terus disempurnakan dengan menambahkan berbagai aspek penting seperti potensi usaha, struktur kepengurusan, dokumentasi, serta kelengkapan administrasi seperti NIB dan NPWP.

Baca Juga :  Dukung Turunkan Stunting, PKK Studi ke Jogja

“Makanya, kehadiran para asisten bisnis ini sangat penting untuk membantu pengelola koperasi di kampung-kampung agar sistemnya bisa tersusun dengan baik,” ujarnya.

SENTANI – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, menjelaskan bahwa setelah diluncurkannya Koperasi Merah Putih pada 21 Juli 2025 lalu, pihaknya kini tengah memperkuat sistem pengelolaan koperasi melalui penerapan sistem Micro Set, yaitu sistem digital pendukung bagi koperasi Merah Putih.

“Kita sudah mendapat surat penugasan dari beberapa asisten bisnis. Di Kabupaten Jayapura, terdapat 15 asisten bisnis dan juga Project Management Officer (PMO) yang bertugas membantu pengurus Koperasi Merah Putih di kampung-kampung dalam menyusun sistem Micro Set,” jelas Haryanto kepada wartawan, Senin (20/10).

Ia menambahkan, penyusunan sistem tersebut menjadi panduan agar Koperasi Merah Putih dapat mengakses pinjaman permodalan. Saat ini, proses penyusunan masih terus disempurnakan dengan menambahkan berbagai aspek penting seperti potensi usaha, struktur kepengurusan, dokumentasi, serta kelengkapan administrasi seperti NIB dan NPWP.

Baca Juga :  Penyebaran Malaria Meningkat,  Awal 2023  Ada 40 Ribu Kasus

“Makanya, kehadiran para asisten bisnis ini sangat penting untuk membantu pengelola koperasi di kampung-kampung agar sistemnya bisa tersusun dengan baik,” ujarnya.

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya