SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada salah satu Gereja GKI di Kampung Yongsu Spari, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Jumat (13/2) dalam kunjungan musrembang yang dilakukan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan, Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap kebutuhan iman dan pelayanan jemaat melalui pembangunan rumah ibadah yang layak.
Bupati menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan janji pemerintah daerah yang kini ditepati. Ia berharap jemaat nantinya hanya menerima kunci saat pembangunan gereja telah rampung.
“Ini adalah komitmen kami yang hari ini kami wujudkan. Harapan kami, ketika pembangunan selesai, jemaat tinggal menerima kunci dan dapat beribadah dengan nyaman,” ujar Bupati dalam rilisnya, Selasa (17/2).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat setempat yang telah membuka rumah bagi para pekerja selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kunci kelancaran pembangunan.
SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada salah satu Gereja GKI di Kampung Yongsu Spari, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Jumat (13/2) dalam kunjungan musrembang yang dilakukan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan, Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap kebutuhan iman dan pelayanan jemaat melalui pembangunan rumah ibadah yang layak.
Bupati menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan janji pemerintah daerah yang kini ditepati. Ia berharap jemaat nantinya hanya menerima kunci saat pembangunan gereja telah rampung.
“Ini adalah komitmen kami yang hari ini kami wujudkan. Harapan kami, ketika pembangunan selesai, jemaat tinggal menerima kunci dan dapat beribadah dengan nyaman,” ujar Bupati dalam rilisnya, Selasa (17/2).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat setempat yang telah membuka rumah bagi para pekerja selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kunci kelancaran pembangunan.