alexametrics
23.7 C
Jayapura
Thursday, May 26, 2022

Kementerian PUPR Bangun Tiga Rusun di Papua

Direkrut Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR RI, Ir. M. Hidayat, MM saat meletakkan batu pertama pembanguan rumah susun di Kampung Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5).( FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia membangun Rumah Susun (Rusun) di Kampung Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Peletakan batu pertama pembangunan Rusun tersebut dilakukan, Jumat (17/5).

Rusun ini akan dijadikan sebagai tempat Brimob Polda Papua, tapi sebelum dihibahkan akan difungsikan sebagai tempat menampung para atlet dan official pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX, Tahun 2020 di Papua.

Direkrut Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR RI, Ir. M. Hidayat, MM, mengungkapkan, pembangunan Rusun ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan, di mana pada Desember 2019, pembangunan Rusun ini sudah selesaikan dikerjakan.

“Pembangunan Rusun ini ditargetkan selesai Desember 2019. Sehingga kalau bisa kontraktor kerja dengan sungguh-sungguh, sehingga sebelum Desember sudah selesai,” ujarnya saat memberikan sambutan di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Rusun di Kampung Bambar, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5).

Baca Juga :  Kominfo dan Telkomsel Sepakati Besaran Tarif Retribusi Tower

Hidayat menjelaskan, rumah susun ini bangun dengan kapasitas tiga lantai dan dijadwalkan Desember sudah selesai. Namun pihaknya mengharapkam ada inovasi-inovasi lain, sehingga kontraktor Papua harus bisa mengerjakan dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Tolong penjadwalan ketat terhadap material, personel atau tukang dan terhadap penggunaan alat-alat, karena terus terang saya belum ketemu pelayanan konstruksi yang bagus di daerah Timur, khususnya di Papua. Tolong dibuktikan, karena bagus dan jelek bangunan itu tergantung pada manajemen konstruksinya,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga pada 2019 ini membangun sebanyak 6398 Rusun yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

“Semua provinsi ada pembangunan Rusun. Adapun pembangunan Rusun ini terdiri dari Rusun ASN, Rusun perguruan tinggi  dan Rusun untuk TNI-Polri,”ungkapnya. 

Baca Juga :  Tahun ini, Drainase Pasar Lama Dibangun Permanen

Menurut Hidayat, untuk Provinsi Papua sendiri ada 6 Rusun yang dibangun, di mana untuk Jayapura 3 Rusun yang diperuntukan untuk ASN, Rusun untuk Mako Brimob dan Rusun untuk Polres Jayapura, untuk Merauke akan dibangun Rusun perguruan tinggi.

“Dana yang kita siapkan untuk pembangunan Rusun di seluruh Indonesia kurang lebih Rp 1,6 triliun. Kalau di Papua 3 Rusun yang dibangun ini masing-masing Rusun menghabiskan anggaran kurang lebih  Rp 20 miliar,” ucapnya.(bet/tho)

Direkrut Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR RI, Ir. M. Hidayat, MM saat meletakkan batu pertama pembanguan rumah susun di Kampung Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5).( FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia membangun Rumah Susun (Rusun) di Kampung Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Peletakan batu pertama pembangunan Rusun tersebut dilakukan, Jumat (17/5).

Rusun ini akan dijadikan sebagai tempat Brimob Polda Papua, tapi sebelum dihibahkan akan difungsikan sebagai tempat menampung para atlet dan official pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX, Tahun 2020 di Papua.

Direkrut Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR RI, Ir. M. Hidayat, MM, mengungkapkan, pembangunan Rusun ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan, di mana pada Desember 2019, pembangunan Rusun ini sudah selesaikan dikerjakan.

“Pembangunan Rusun ini ditargetkan selesai Desember 2019. Sehingga kalau bisa kontraktor kerja dengan sungguh-sungguh, sehingga sebelum Desember sudah selesai,” ujarnya saat memberikan sambutan di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Rusun di Kampung Bambar, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Jumat (17/5).

Baca Juga :  RSUD Yowari Diminta Utamakan Pelayanan, Jangan Hanya Kejar Keuntungan

Hidayat menjelaskan, rumah susun ini bangun dengan kapasitas tiga lantai dan dijadwalkan Desember sudah selesai. Namun pihaknya mengharapkam ada inovasi-inovasi lain, sehingga kontraktor Papua harus bisa mengerjakan dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Tolong penjadwalan ketat terhadap material, personel atau tukang dan terhadap penggunaan alat-alat, karena terus terang saya belum ketemu pelayanan konstruksi yang bagus di daerah Timur, khususnya di Papua. Tolong dibuktikan, karena bagus dan jelek bangunan itu tergantung pada manajemen konstruksinya,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga pada 2019 ini membangun sebanyak 6398 Rusun yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

“Semua provinsi ada pembangunan Rusun. Adapun pembangunan Rusun ini terdiri dari Rusun ASN, Rusun perguruan tinggi  dan Rusun untuk TNI-Polri,”ungkapnya. 

Baca Juga :  Dua Tahun ke Depan, Fokus Program Membangun Distrik

Menurut Hidayat, untuk Provinsi Papua sendiri ada 6 Rusun yang dibangun, di mana untuk Jayapura 3 Rusun yang diperuntukan untuk ASN, Rusun untuk Mako Brimob dan Rusun untuk Polres Jayapura, untuk Merauke akan dibangun Rusun perguruan tinggi.

“Dana yang kita siapkan untuk pembangunan Rusun di seluruh Indonesia kurang lebih Rp 1,6 triliun. Kalau di Papua 3 Rusun yang dibangun ini masing-masing Rusun menghabiskan anggaran kurang lebih  Rp 20 miliar,” ucapnya.(bet/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/