Friday, April 4, 2025
24.7 C
Jayapura

APS Membantu Percepatan Papua Menuju Papua Emas 2041

Di tempat Sama, Ketua ASP Papua Lous Deo Calvin Rumayom, mengatakan, Konferensi APS I dilaksanakan di Biak kemudian APS II dilaksanakan di Kabupaten Jayapura tepatnya di Hotel Horison Sentani selama dua hari dari tanggal 13-14 Oktober 2023 dengan menghadirkan narasumber utama Pastor dr. Jimmy Oentoro, maupun Kepala BP30KP, dan dari stakeholder lainnya untuk memberikan ide dan gagasan besar dalam membangun Papua menuju Papua emas.

  Selaku narasumber utama Pastor Jimmy mengatakan, SDA di Papua begitu sangat melimpah dan besar. Harus bisa dikelola dengan baik supaya masyarakatnya bisa sejahtera dan bahagia.

Pastor juga melihat karakteristik Papua dengan negara Korea Selatan mirip karena ada perang saudara mungkin di Papua perang antar suku adat dan juga kelompok-kelompok tertentu tapi juga punya watak yang cukup strong secara positif.

Baca Juga :  Pisau Dapur dan Badik Jadi Barang Bukti

Maka dari itu, hadirnya APS melalui Konferensi APS II Ini  sangat penting sekali untuk melakukan analisis secara strategis, karena  kalau strategis itu bukan pola pikir saja, tapi harus mampu dilakukan.

” Jadi saya melihat 20 tahun lagi percepatan pembangunan Papua menuju emas 2041 ini bukan angan-angan, semua bisa dilakukan  asal kita berani menjadi pemimpin tegar, menjadi terang dan garam,  semuanya bisa diatasi,’’tandasnya.(dil/ary)

Di tempat Sama, Ketua ASP Papua Lous Deo Calvin Rumayom, mengatakan, Konferensi APS I dilaksanakan di Biak kemudian APS II dilaksanakan di Kabupaten Jayapura tepatnya di Hotel Horison Sentani selama dua hari dari tanggal 13-14 Oktober 2023 dengan menghadirkan narasumber utama Pastor dr. Jimmy Oentoro, maupun Kepala BP30KP, dan dari stakeholder lainnya untuk memberikan ide dan gagasan besar dalam membangun Papua menuju Papua emas.

  Selaku narasumber utama Pastor Jimmy mengatakan, SDA di Papua begitu sangat melimpah dan besar. Harus bisa dikelola dengan baik supaya masyarakatnya bisa sejahtera dan bahagia.

Pastor juga melihat karakteristik Papua dengan negara Korea Selatan mirip karena ada perang saudara mungkin di Papua perang antar suku adat dan juga kelompok-kelompok tertentu tapi juga punya watak yang cukup strong secara positif.

Baca Juga :  Menjaga Kebersihan, Masyarakat Harus Tertib Membuang Sampah Tepat Waktu

Maka dari itu, hadirnya APS melalui Konferensi APS II Ini  sangat penting sekali untuk melakukan analisis secara strategis, karena  kalau strategis itu bukan pola pikir saja, tapi harus mampu dilakukan.

” Jadi saya melihat 20 tahun lagi percepatan pembangunan Papua menuju emas 2041 ini bukan angan-angan, semua bisa dilakukan  asal kita berani menjadi pemimpin tegar, menjadi terang dan garam,  semuanya bisa diatasi,’’tandasnya.(dil/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya