Penimbunan Lokasi FDS Sedang Dilakukan

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan pekerjaan menimbun lokasi Festival Danau Sentani (FDS) sedang dilakukan. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya proses tender pekerjaan di bidang pertanahan dan pengadaan barang dan jasa.

“Penimbunan sempat tertunda karena proses tender, namun sekarang sudah dilakukan penimbunan,” ujarnya Senin (11/5).

Ia menjelaskan, meski kondisi lokasi saat ini masih tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu lalu. Namun pemerintah telah menyiapkan konsep penimbunan berdasarkan perhitungan ketinggian debit air.

“Debit air sudah mulai turun,namun area tersebut masih terendam, sehingga penimbunan akan dilakukan di atas batas ketinggian air, termasuk hingga badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Lokasi yang Dulu Rawa Kini Jadi Tempat yang Menginspirasi

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat. Gilberd menambahkan, pekerjaan penimbunan ditargetkan berlangsung sekitar 40 hari. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung di lokasi tersebut.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan pekerjaan menimbun lokasi Festival Danau Sentani (FDS) sedang dilakukan. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya proses tender pekerjaan di bidang pertanahan dan pengadaan barang dan jasa.

“Penimbunan sempat tertunda karena proses tender, namun sekarang sudah dilakukan penimbunan,” ujarnya Senin (11/5).

Ia menjelaskan, meski kondisi lokasi saat ini masih tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu lalu. Namun pemerintah telah menyiapkan konsep penimbunan berdasarkan perhitungan ketinggian debit air.

“Debit air sudah mulai turun,namun area tersebut masih terendam, sehingga penimbunan akan dilakukan di atas batas ketinggian air, termasuk hingga badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  ASN dan Kakam Nyaleg Wajib Mengundurkan Diri

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat. Gilberd menambahkan, pekerjaan penimbunan ditargetkan berlangsung sekitar 40 hari. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung di lokasi tersebut.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya