SENTANI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura terus melakukan penataan kawasan pasar, khususnya pada gedung-gedung yang sebelumnya terdampak kebakaran pada Desember 2024 lalu.
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, mengatakan penataan difokuskan pada los-los yang terbakar, terutama Los B, Los C.
Saat ini para pedagang sudah tidak berjualan di area tersebut, namun setelah penataan kembali dilakukan dan pedagang sudah menempati los yang disediakan, maka bangunan sementara akan dibongkar.
“Area yang saat ini dipakai untuk pedagang berjualan adalah area parkir, jadi nantinya ketika pasar sudah kembali direhab, maka area ini akan dikembalikan sebagai lahan parkir. Karena memang peruntukannya khusus untuk parkir,” ujar Theopilus.
Terkait penataan kawasan ke depan, Theopilus menambahkan bahwa rencana penataan lanjutan akan dilakukan pada tahun 2026 ini, tergantung pada ketersediaan anggaran. “Kalau ada anggaran, kita lakukan penataan ditahun ini. Kalau belum, berarti masuk dalam rencana pembangunan. Sampai sekarang palu anggaran memang belum ada,” pungkasnya.
Sementara itu terkait parkiran menurutnya, sejak 30 September lalu pihaknya sudah tidak lagi memungut retribusi parkir di lokasi tersebut. Pengelolaan parkir kini telah dialihkan dan dikelola oleh Angkasa Pura Support.
SENTANI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura terus melakukan penataan kawasan pasar, khususnya pada gedung-gedung yang sebelumnya terdampak kebakaran pada Desember 2024 lalu.
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, mengatakan penataan difokuskan pada los-los yang terbakar, terutama Los B, Los C.
Saat ini para pedagang sudah tidak berjualan di area tersebut, namun setelah penataan kembali dilakukan dan pedagang sudah menempati los yang disediakan, maka bangunan sementara akan dibongkar.
“Area yang saat ini dipakai untuk pedagang berjualan adalah area parkir, jadi nantinya ketika pasar sudah kembali direhab, maka area ini akan dikembalikan sebagai lahan parkir. Karena memang peruntukannya khusus untuk parkir,” ujar Theopilus.
Terkait penataan kawasan ke depan, Theopilus menambahkan bahwa rencana penataan lanjutan akan dilakukan pada tahun 2026 ini, tergantung pada ketersediaan anggaran. “Kalau ada anggaran, kita lakukan penataan ditahun ini. Kalau belum, berarti masuk dalam rencana pembangunan. Sampai sekarang palu anggaran memang belum ada,” pungkasnya.
Sementara itu terkait parkiran menurutnya, sejak 30 September lalu pihaknya sudah tidak lagi memungut retribusi parkir di lokasi tersebut. Pengelolaan parkir kini telah dialihkan dan dikelola oleh Angkasa Pura Support.