Ia juga mengingatkan jemaat tentang dua penjahat yang disalibkan bersama Yesus di Bukit Golgota, di mana satu percaya dan satu tidak percaya, sebagai gambaran pilihan iman setiap manusia.
Menutup khotbahnya, ia mengajak seluruh jemaat untuk memanfaatkan hidup sebagai kesempatan untuk bertobat dan hidup benar di hadapan Tuhan.
“Ibadah Jumat Agung ini mengingatkan kita bahwa hidup adalah kesempatan untuk berubah dan mengikuti jalan Tuhan,” pungkasnya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ia juga mengingatkan jemaat tentang dua penjahat yang disalibkan bersama Yesus di Bukit Golgota, di mana satu percaya dan satu tidak percaya, sebagai gambaran pilihan iman setiap manusia.
Menutup khotbahnya, ia mengajak seluruh jemaat untuk memanfaatkan hidup sebagai kesempatan untuk bertobat dan hidup benar di hadapan Tuhan.
“Ibadah Jumat Agung ini mengingatkan kita bahwa hidup adalah kesempatan untuk berubah dan mengikuti jalan Tuhan,” pungkasnya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q