Tuesday, March 10, 2026
24.2 C
Jayapura

SMK Negeri 5 Penerbangan Resmikan Ruang Praktik Siswa Senilai Rp 4,9 Miliar

SENTANI – SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu meresmikan ruang praktik siswa Program SMK Pusat Keunggulan (PK) skema reguler tahun 2025.  Pembangunan ruang praktik beserta pengadaan peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa sehingga siap bersaing dan terserap di dunia kerja, khususnya di bidang penerbangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw mengatakan, fasilitas praktik tersebut sangat penting bagi siswa SMK yang menekankan pembelajaran berbasis keterampilan.

Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kemampuan praktik yang kuat agar dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

“Harapannya ketika mereka keluar dari sini, mereka bisa terserap di dunia kerja, terutama di Kabupaten Jayapura maupun di Papua. Kita tidak ingin lagi tenaga kerja dari luar yang mendominasi, tetapi anak-anak dari daerah ini sudah siap bekerja,” ujarnya, Kamis (5/3).

Baca Juga :  Polisi Terus Buru 2 Tersangka Penjual Motor Curian ke Wilayah Danau

Ia menjelaskan, pendidikan di SMK tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih menekankan pada pengasahan keterampilan. Karena itu, keberadaan ruang praktik dan peralatan yang memadai akan sangat membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka.

“SMK itu hasilnya adalah skill. Anak-anak tidak bisa hanya belajar teori saja, tetapi kemampuan mereka harus terus diasah. Dengan adanya gedung dan peralatan ini, siswa bisa langsung praktik sehingga ketika lulus mereka sudah siap bekerja,” jelasnya.

Amelia juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana memberikan dukungan lebih lanjut bagi siswa berprestasi, termasuk kemungkinan mengirim satu hingga dua siswa untuk melanjutkan pendidikan pilot guna memperoleh lisensi terbang.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, Drs. Budi Riyanto mengungkapkan rasa syukur atas peresmian ruang praktik tersebut yang akan menunjang proses pembelajaran siswa.

Baca Juga :  Sudah 3 Orang Ambil Formulir Pendaftaran Bacalon di PDIP Kab. Jayapura

“Di SMK, pembelajaran itu 70 persen praktik dan 30 persen teori. Puji Tuhan dengan adanya fasilitas ini, terutama untuk jurusan Airframe & Power Plant, sistem pembelajaran tersebut dapat benar-benar diterapkan,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima sekolah berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam program SMK Pusat Keunggulan reguler tahun 2025.

Menurutnya, SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu menjadi satu-satunya sekolah di Papua yang mendapatkan bantuan tersebut pada skema reguler, khususnya untuk konsentrasi Airframe & Power Plant atau mekanik pesawat udara.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena untuk konsentrasi Airframe & Power Plant di Indonesia hanya kami yang mendapat bantuan ini. Dengan peralatan yang sesuai dengan jurusan mereka, proses belajar mengajar akan lebih fokus dan maksimal,” ujarnya.

SENTANI – SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu meresmikan ruang praktik siswa Program SMK Pusat Keunggulan (PK) skema reguler tahun 2025.  Pembangunan ruang praktik beserta pengadaan peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa sehingga siap bersaing dan terserap di dunia kerja, khususnya di bidang penerbangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikleuw mengatakan, fasilitas praktik tersebut sangat penting bagi siswa SMK yang menekankan pembelajaran berbasis keterampilan.

Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kemampuan praktik yang kuat agar dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

“Harapannya ketika mereka keluar dari sini, mereka bisa terserap di dunia kerja, terutama di Kabupaten Jayapura maupun di Papua. Kita tidak ingin lagi tenaga kerja dari luar yang mendominasi, tetapi anak-anak dari daerah ini sudah siap bekerja,” ujarnya, Kamis (5/3).

Baca Juga :  Layanan Puskesmas Komba Dipindahkan Ke Yahim

Ia menjelaskan, pendidikan di SMK tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih menekankan pada pengasahan keterampilan. Karena itu, keberadaan ruang praktik dan peralatan yang memadai akan sangat membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka.

“SMK itu hasilnya adalah skill. Anak-anak tidak bisa hanya belajar teori saja, tetapi kemampuan mereka harus terus diasah. Dengan adanya gedung dan peralatan ini, siswa bisa langsung praktik sehingga ketika lulus mereka sudah siap bekerja,” jelasnya.

Amelia juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana memberikan dukungan lebih lanjut bagi siswa berprestasi, termasuk kemungkinan mengirim satu hingga dua siswa untuk melanjutkan pendidikan pilot guna memperoleh lisensi terbang.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, Drs. Budi Riyanto mengungkapkan rasa syukur atas peresmian ruang praktik tersebut yang akan menunjang proses pembelajaran siswa.

Baca Juga :  Polisi Periksa Sejumlah Saksi, 800-an Kios dan Los Terbakar

“Di SMK, pembelajaran itu 70 persen praktik dan 30 persen teori. Puji Tuhan dengan adanya fasilitas ini, terutama untuk jurusan Airframe & Power Plant, sistem pembelajaran tersebut dapat benar-benar diterapkan,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima sekolah berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam program SMK Pusat Keunggulan reguler tahun 2025.

Menurutnya, SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu menjadi satu-satunya sekolah di Papua yang mendapatkan bantuan tersebut pada skema reguler, khususnya untuk konsentrasi Airframe & Power Plant atau mekanik pesawat udara.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena untuk konsentrasi Airframe & Power Plant di Indonesia hanya kami yang mendapat bantuan ini. Dengan peralatan yang sesuai dengan jurusan mereka, proses belajar mengajar akan lebih fokus dan maksimal,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya