Monday, July 15, 2024
25.7 C
Jayapura

Sudah Masuk ke Kampung, BNN Ajak Masyarakat Cegah Bersama Secara Optimal

SENTANI -Di Kabupaten Jayapura penilaian indeks dalam melawan narkoba masih cukup tanggap, padahal ada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jayapura. Untuk itu diharapkan BNN Papua, nilai indeks melawan narkoba di Kabupaten Jayapura bisa ditingkatkan menjadi tanggap atau sangat tanggap,  mengingat kasus penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Jayapura kini sudah sampai di kampung- kampung.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BNNK Jayapura Arianto mengaku, usaha yang dilakukan BNNK Jayapura dalam perang melawan narkoba sudah dilakukan secara optimal. Pihaknya selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat kampung.

  Diharapkan setelah diberikan sosialisasi maupun edukasi,  materi yang disampaikan oleh pemateri dari BNNK Jayapura maupun Pemkab Jayapura dan pihak kepolisian setempat, tidak putus namun bisa diteruskan di semua masyarakat.

Baca Juga :  Sarpras Tak Memadai,  Kondisi RSUD Yowari Memprihatinkan

“Upaya kami dalam melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura sudah kami lakukan secara optimal. Kami sering melakukan sosialisasi di sekolah- sekolah, di kampung- kampung dan lainnya. Kami harap dalam perang melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura tidak hanya tugas BNNK Jayapura saja,  namun semua pihak termasuk seluruh komponen masyarakat,”ungkapnya, Kamis (4/7) kemarin.

Dijelaskan, kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BNNK Jayapura berupa pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi maupun pemberantasan. Semua melibatkan kolaborasi dengan masyarakat, yang didalamnya ada kegiatan ketahanan remaja.

Misalnya seperti di sekolah-sekolah melatih bagaimana remaja-remaja tangguh harus memiliki ketahanan dan keberanian diri untuk menolak narkotika. Sementara di lingkup keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak mendapatkan pelatihan ketahanan keluarga.

Arianto mengharapkan sinergi dalam perang melawan narkoba dilakukan secara nyata di lapangan, dengan dukungan dari  Pemkab Jayapura dan stakeholder, supaya masalah narkoba hingga di kampung kampung bisa dicegah secara optimal.

Baca Juga :  Penyaluran Logistik Pemilu 4 Distrik di Kab Jayapura Perlu Tenaga Ekstra

Saat ini sudah ada dua kampung yang menjadi percontohan dalam mengedukasi masyarakat kampung melawan narkoba melalui Kampung Bersinar yakni Kampung Dabonsolo dan Kampung Dosay, yang diharapkan keberadaan Kampung Bersinar ini bisa jadi benteng terdepan pencegahan Narkoba.

Arianto menambahkan, BNNK Jayapura terus mengupayakan Kampung Bersinar dapat menyasar ke seluruh kampung. Untuk itu, ia meminta dukungan sekolah, keluarga, organisasi masyarakat dan media dalam hal sosialisasi pencegahan narkoba.“Kami mengajak semua masyarakat bergerak dan bersama melawan narkoba,” tandasnya.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SENTANI -Di Kabupaten Jayapura penilaian indeks dalam melawan narkoba masih cukup tanggap, padahal ada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jayapura. Untuk itu diharapkan BNN Papua, nilai indeks melawan narkoba di Kabupaten Jayapura bisa ditingkatkan menjadi tanggap atau sangat tanggap,  mengingat kasus penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Jayapura kini sudah sampai di kampung- kampung.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BNNK Jayapura Arianto mengaku, usaha yang dilakukan BNNK Jayapura dalam perang melawan narkoba sudah dilakukan secara optimal. Pihaknya selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat kampung.

  Diharapkan setelah diberikan sosialisasi maupun edukasi,  materi yang disampaikan oleh pemateri dari BNNK Jayapura maupun Pemkab Jayapura dan pihak kepolisian setempat, tidak putus namun bisa diteruskan di semua masyarakat.

Baca Juga :  Rapid Test bagi Pedagang Kelililing Harus Terjadwal

“Upaya kami dalam melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura sudah kami lakukan secara optimal. Kami sering melakukan sosialisasi di sekolah- sekolah, di kampung- kampung dan lainnya. Kami harap dalam perang melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura tidak hanya tugas BNNK Jayapura saja,  namun semua pihak termasuk seluruh komponen masyarakat,”ungkapnya, Kamis (4/7) kemarin.

Dijelaskan, kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BNNK Jayapura berupa pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi maupun pemberantasan. Semua melibatkan kolaborasi dengan masyarakat, yang didalamnya ada kegiatan ketahanan remaja.

Misalnya seperti di sekolah-sekolah melatih bagaimana remaja-remaja tangguh harus memiliki ketahanan dan keberanian diri untuk menolak narkotika. Sementara di lingkup keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak mendapatkan pelatihan ketahanan keluarga.

Arianto mengharapkan sinergi dalam perang melawan narkoba dilakukan secara nyata di lapangan, dengan dukungan dari  Pemkab Jayapura dan stakeholder, supaya masalah narkoba hingga di kampung kampung bisa dicegah secara optimal.

Baca Juga :  Todd Ferre dan M. Tahir Kembali ke Persipura? Ini Respons Benhur Tomi Mano

Saat ini sudah ada dua kampung yang menjadi percontohan dalam mengedukasi masyarakat kampung melawan narkoba melalui Kampung Bersinar yakni Kampung Dabonsolo dan Kampung Dosay, yang diharapkan keberadaan Kampung Bersinar ini bisa jadi benteng terdepan pencegahan Narkoba.

Arianto menambahkan, BNNK Jayapura terus mengupayakan Kampung Bersinar dapat menyasar ke seluruh kampung. Untuk itu, ia meminta dukungan sekolah, keluarga, organisasi masyarakat dan media dalam hal sosialisasi pencegahan narkoba.“Kami mengajak semua masyarakat bergerak dan bersama melawan narkoba,” tandasnya.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya