Wednesday, February 28, 2024
33.7 C
Jayapura

Gandeng YP2KP Perkuat Data KIA,  Cakupan Pencatatan Kelahiran dan Imunisasi

SENTANI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayapura, bersama Yayasan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan Papua (YP2KP) berkomitmen memperkuat kolaborasi pemangku utama dalam meningkatkan cakupan pencatatan kelahiran dan imunisasi di Kabupaten Jayapura.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Elphyna Situmorang mengatakan,  pasca dilakukan rapat pembahasan pengembangan sistem terintegrasi pelayanan Adminduk dengan rumah sakit tentu ini sangat bagus sekali, karena data kependudukan sebenarnya merupakan basis utama dan penting dari segala persoalan pembangunan. Hampir semua kegiatan pembangunan baik yang bersifat publik maupun lintas sektor terarah dan terkait harus menjadi subjek sekaligus objek pembangunan.

Diakui, kemudahan bagi penduduk untuk memperoleh akses layanan bidang kependudukan dan pencatatan sipil merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum kepada warganya serta mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang bersih efektif dan terpercaya.

Baca Juga :  Stok Beras di Posko Induk Mulai Berkurang

“Koordinasi dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang membutuhkan kerja sama dari sektor kesehatan seperti data lahir ataupun mati agar dapat melakukan updating data penduduk setiap tahunnya terus dibangun, guna menciptakan model pembangunan yang efektif dan efisien,”jelasnya.

Sementara itu, Program Officer Yayasan Pendidikan Pengembangan dan Kesehatan Papua (YP2KP) Sigit Wicaksono menjelaskan, pihaknya dan Dukcapil  telah melakukan Bimtek dengan tujuan adanya data Kartu Identitas Anak (KIA) sinkron dengan data Puskesmas terlebih dalam cakupan aplikasi, sehingga tercetus program progress Papua yang di dalamnya Dukcapil dan Dinas Kesehatan terintegrasi.(dil/ary)\

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Aktivitas Warga dan Perekonomian Sudah Kembali Normal

SENTANI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayapura, bersama Yayasan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan Papua (YP2KP) berkomitmen memperkuat kolaborasi pemangku utama dalam meningkatkan cakupan pencatatan kelahiran dan imunisasi di Kabupaten Jayapura.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Elphyna Situmorang mengatakan,  pasca dilakukan rapat pembahasan pengembangan sistem terintegrasi pelayanan Adminduk dengan rumah sakit tentu ini sangat bagus sekali, karena data kependudukan sebenarnya merupakan basis utama dan penting dari segala persoalan pembangunan. Hampir semua kegiatan pembangunan baik yang bersifat publik maupun lintas sektor terarah dan terkait harus menjadi subjek sekaligus objek pembangunan.

Diakui, kemudahan bagi penduduk untuk memperoleh akses layanan bidang kependudukan dan pencatatan sipil merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum kepada warganya serta mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang bersih efektif dan terpercaya.

Baca Juga :  ASN Mohon Bersabar, TPP Masuk di Anggaran Perubahan

“Koordinasi dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang membutuhkan kerja sama dari sektor kesehatan seperti data lahir ataupun mati agar dapat melakukan updating data penduduk setiap tahunnya terus dibangun, guna menciptakan model pembangunan yang efektif dan efisien,”jelasnya.

Sementara itu, Program Officer Yayasan Pendidikan Pengembangan dan Kesehatan Papua (YP2KP) Sigit Wicaksono menjelaskan, pihaknya dan Dukcapil  telah melakukan Bimtek dengan tujuan adanya data Kartu Identitas Anak (KIA) sinkron dengan data Puskesmas terlebih dalam cakupan aplikasi, sehingga tercetus program progress Papua yang di dalamnya Dukcapil dan Dinas Kesehatan terintegrasi.(dil/ary)\

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Stok Beras di Posko Induk Mulai Berkurang

Berita Terbaru

Artikel Lainnya