SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026 melalui apel bersama yang digelar di Lapangan Apel Gunung Merah Sentani, Kamis (1/10).
Apel tersebut dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kantor Kementerian Agama, mahasiswa, serta sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Apel dipimpin Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H. Dalam arahannya, Haris mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga daerah.
“Ini merupakan kebangkitan bagi kita sekalian, secara khusus bagi generasi muda untuk terus mengenang semua perjuangan para pendiri bangsa,” ujar Haris dalam rilisnya, Kamis (1/10). Ia menegaskan, menjaga keamanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI dan Polri, tetapi juga seluruh masyarakat.
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026 melalui apel bersama yang digelar di Lapangan Apel Gunung Merah Sentani, Kamis (1/10).
Apel tersebut dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kantor Kementerian Agama, mahasiswa, serta sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Apel dipimpin Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H. Dalam arahannya, Haris mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga daerah.
“Ini merupakan kebangkitan bagi kita sekalian, secara khusus bagi generasi muda untuk terus mengenang semua perjuangan para pendiri bangsa,” ujar Haris dalam rilisnya, Kamis (1/10). Ia menegaskan, menjaga keamanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI dan Polri, tetapi juga seluruh masyarakat.