Sepakat, Marga Ondi dan Yokhu Akhirnya Buka Palang SMP 1 Sentani

SENTANI- masyarakat adat dari marga Ondi dan Yokhu Ibu, akhirnya bersama-sama sepakat untuk membuka kembali palang sekolah SMP Negeri 1 Sentani yang sudah dilakukan sejak 9 bulan yang lalu.

Kegiatan buka palang sekolah ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura Sekda Hana Hikoyabi, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Mokay serta asisten 1 setda Kabupaten Jayapura, Elvina Situmorang.

Dr Sebastian Ondi, selaku kepala suku dari Marga Ondi mengatakan buka palang itu sebagai tindak lanjut dari apa yang dikatakan oleh presiden Joko Widodo waktu berkunjung ke ke Papua berwaktu lalu. Dimana saat itu ada demo yang dilakukan oleh siswa, juga orang tua.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Pemberantasan Miras Masih Tunggu Rekrutmen Tim Satpol-PP

“Jadi ada perintah supaya proses belajar mengajar ini harus dimulai karena itu kami sebagai pemilik tanah Ondi Yoku dan beberapa saudara yang berhubungan dengan keluarga besar kami, hari ini sudah memutuskan untuk membuka palang sekolah.

Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan keamanan sehingga proses belajar mengajar yang sudah sekian lama tidak berjalan akan segera dimulai,” kata Sebastian Ondi, Jumat (2/9).

Lanjut dia pihaknya sudah berbicara dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk memerintahkan kepada kepala SMP Negeri 1 Sentani dan guru-guru supaya mulai hari Senin (5/9), proses belajar mengajar itu harus segera dimulai.

“Karena ini dosa besar kalau kita menghalangi pendidikan. Ya kita semua bertanggung jawab, kita masyarakat ulayat, di sini bukan hanya kami saja. Tetapi semua kita bertanggung jawab supaya proses belajar mengajar itu harus berjalan,” tegasnya. (roy).

Baca Juga :  Harga PCR Turun, Warga Bepergian Mulai meningkat

SENTANI- masyarakat adat dari marga Ondi dan Yokhu Ibu, akhirnya bersama-sama sepakat untuk membuka kembali palang sekolah SMP Negeri 1 Sentani yang sudah dilakukan sejak 9 bulan yang lalu.

Kegiatan buka palang sekolah ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura Sekda Hana Hikoyabi, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Mokay serta asisten 1 setda Kabupaten Jayapura, Elvina Situmorang.

Dr Sebastian Ondi, selaku kepala suku dari Marga Ondi mengatakan buka palang itu sebagai tindak lanjut dari apa yang dikatakan oleh presiden Joko Widodo waktu berkunjung ke ke Papua berwaktu lalu. Dimana saat itu ada demo yang dilakukan oleh siswa, juga orang tua.

Baca Juga :  Komitmen Bersama, 10 Pasangan Nikah Dinas Tanam Pohon Sagu

“Jadi ada perintah supaya proses belajar mengajar ini harus dimulai karena itu kami sebagai pemilik tanah Ondi Yoku dan beberapa saudara yang berhubungan dengan keluarga besar kami, hari ini sudah memutuskan untuk membuka palang sekolah.

Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan keamanan sehingga proses belajar mengajar yang sudah sekian lama tidak berjalan akan segera dimulai,” kata Sebastian Ondi, Jumat (2/9).

Lanjut dia pihaknya sudah berbicara dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk memerintahkan kepada kepala SMP Negeri 1 Sentani dan guru-guru supaya mulai hari Senin (5/9), proses belajar mengajar itu harus segera dimulai.

“Karena ini dosa besar kalau kita menghalangi pendidikan. Ya kita semua bertanggung jawab, kita masyarakat ulayat, di sini bukan hanya kami saja. Tetapi semua kita bertanggung jawab supaya proses belajar mengajar itu harus berjalan,” tegasnya. (roy).

Baca Juga :  KPK Warning, Tidak Kembalikan Aset Pemerintah Terancam Pidana

Berita Terbaru

Artikel Lainnya