Pencarian Masih Terus Dilakukan
JAYAPURA–Seorang pelajar bernama Seldjun Oktaria dilaporkan tenggelam di Pantai Tarontah atau Muara Kali Dormas, Kampung Taronta, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Kamis (1/1). Hingga Jumat, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait.
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban mandi di pantai bersama sejumlah rekannya. Namun secara tiba-tiba korban terseret ombak ke arah tengah laut dan sempat meminta pertolongan.
“Salah satu rekan korban, Adli Kawena, sempat berusaha menolong dengan berenang mendekati korban dan berhasil memegangnya,” ujar AKBP Ruben Palayukan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1)
Namun upaya penyelamatan tersebut gagal setelah ombak besar kembali menghantam keduanya. Pegangan rekan korban terlepas dan korban kembali terseret arus. Rekan korban sempat menyelam untuk mencari, namun korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
Usai kejadian, pencarian awal dilakukan oleh warga sekitar bersama rekan-rekan korban sejak pukul 15.00 WIT hingga 17.15 WIT, namun belum membuahkan hasil. Polres Sarmi kemudian berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Sarmi, BNPB, serta masyarakat setempat untuk melanjutkan pencarian secara intensif.
“Medan muara dengan arus yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” jelas Kapolres.
Pencarian Masih Terus Dilakukan
JAYAPURA–Seorang pelajar bernama Seldjun Oktaria dilaporkan tenggelam di Pantai Tarontah atau Muara Kali Dormas, Kampung Taronta, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Kamis (1/1). Hingga Jumat, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait.
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban mandi di pantai bersama sejumlah rekannya. Namun secara tiba-tiba korban terseret ombak ke arah tengah laut dan sempat meminta pertolongan.
“Salah satu rekan korban, Adli Kawena, sempat berusaha menolong dengan berenang mendekati korban dan berhasil memegangnya,” ujar AKBP Ruben Palayukan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1)
Namun upaya penyelamatan tersebut gagal setelah ombak besar kembali menghantam keduanya. Pegangan rekan korban terlepas dan korban kembali terseret arus. Rekan korban sempat menyelam untuk mencari, namun korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
Usai kejadian, pencarian awal dilakukan oleh warga sekitar bersama rekan-rekan korban sejak pukul 15.00 WIT hingga 17.15 WIT, namun belum membuahkan hasil. Polres Sarmi kemudian berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Sarmi, BNPB, serta masyarakat setempat untuk melanjutkan pencarian secara intensif.
“Medan muara dengan arus yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” jelas Kapolres.