Saturday, January 24, 2026
29.6 C
Jayapura

PLN Terangi Dua Sekolah di Papua dengan SuperSUN

JAYAPURA – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat sukses menghadirkan listrik di dua sekolah dasar yang terletak di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) menggunakan inovasi SuperSUN. Kedua sekolah tersebut adalah SD YPPK Teri di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dan SD Inpres Abusa di Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Sebelumnya, kondisi kelistrikan di kedua sekolah ini cukup terbatas. Christiana Sirken, seorang guru di SD YPPK Teri yang juga aktif sebagai konten kreator, sempat membagikan kondisi sekolahnya di media sosial. Ia menceritakan bahwa SD YPPK Teri sebelumnya bergantung pada instalasi listrik tenaga surya rakitan sendiri dengan alat seadanya.

Baca Juga :  Bhayangkari Harus Selalu Memberi Dukungan Terhadap Tugas Polri

Listrik yang dihasilkan dari panel surya tersebut hanya cukup untuk penerangan dan pengisian daya ponsel saat ada sinar matahari saja, karena belum ada media penyimpanan baterai yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara penuh. Sementara itu, SD Inpres Abusa sama sekali belum tersentuh listrik.

Kini, kedua sekolah tersebut telah mendapatkan bantuan pemasangan listrik melalui SuperSUN. Pada unggahan terbarunya, Christina dengan gembira menunjukkan SuperSUN yang sudah terpasang di SD YPPK Teri.

“Tipe SuperSUN ini adalah 900 Volt Ampere. Jadi cara kerja perangkat ini tetap masih menggunakan panel surya atau menggunakan tenaga matahari. Kami juga diberikan dua buah panel surya dengan daya 350 watt,” tutur Christiana.

Baca Juga :  Pemkab Tolikara Dorong Pekerjaan Konstruksi Utamakan Pakai Material Lokal

JAYAPURA – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat sukses menghadirkan listrik di dua sekolah dasar yang terletak di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) menggunakan inovasi SuperSUN. Kedua sekolah tersebut adalah SD YPPK Teri di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dan SD Inpres Abusa di Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Sebelumnya, kondisi kelistrikan di kedua sekolah ini cukup terbatas. Christiana Sirken, seorang guru di SD YPPK Teri yang juga aktif sebagai konten kreator, sempat membagikan kondisi sekolahnya di media sosial. Ia menceritakan bahwa SD YPPK Teri sebelumnya bergantung pada instalasi listrik tenaga surya rakitan sendiri dengan alat seadanya.

Baca Juga :  Surat Izin Keluar Masuk Wamena Tetap Diberlakukan 

Listrik yang dihasilkan dari panel surya tersebut hanya cukup untuk penerangan dan pengisian daya ponsel saat ada sinar matahari saja, karena belum ada media penyimpanan baterai yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara penuh. Sementara itu, SD Inpres Abusa sama sekali belum tersentuh listrik.

Kini, kedua sekolah tersebut telah mendapatkan bantuan pemasangan listrik melalui SuperSUN. Pada unggahan terbarunya, Christina dengan gembira menunjukkan SuperSUN yang sudah terpasang di SD YPPK Teri.

“Tipe SuperSUN ini adalah 900 Volt Ampere. Jadi cara kerja perangkat ini tetap masih menggunakan panel surya atau menggunakan tenaga matahari. Kami juga diberikan dua buah panel surya dengan daya 350 watt,” tutur Christiana.

Baca Juga :  Pemkab Jayawijaya Pastikan Persiapan FBLB Capai 85 Persen

Berita Terbaru

Artikel Lainnya