Saturday, January 10, 2026
25.3 C
Jayapura

Pemprov Papua Pegunungan Minta Pusat Bantu Atasi Penanganan Banjir Wamena

Sebelumnya, padaĀ  Sabtu (26/4)Ā  kemarin. Pemkab Jayawijaya telah menetapkan tanggap darurat dalam penanganan bencana banjir di wilayah itu, pasalnya 22 distrik di Kabupaten Jayawijaya terdampak banjir.

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menegaskan hujan deras yang mengguyur kota Wamena dan sekitarnya sejak sore hingga malam kemarin yang menyebabkan banjir di 22 Distrik se kabupaten Jayawijaya, di samping itu air kali baliem juga naik sehingga rumah dan perkebunan warga terendam.

Ā  “Selain banjir ada juga beberapa titik yang terjadi longsor seperti di Ibele, Tailarek, Asotipo, dan Walaik, melihat situasi ini, kami segera mengambil langkah untuk menetapkan status tanggap darurat dan membentuk satgas penggulangan bencana serta pendirian Posko,” ungkapnya di kantor bupati Jayawijaya.

Baca Juga :  Polemik Lahan KIPP, Pemprov Tetap Hargai Proses yang Sudah Berjalan

Menurutnya, dampak banjir terparah itu ada di 22 Distrik yang terendam air dari kali baliem untuk jumlah kampung, korban jiwa, korban material baru dilakukan pendataan karena akses jalan darat terputus dan memang medannya sangat sulit, sehingga hamparan sungai itu harus dilalui dengan speedboat.

“Kami sudah meminta kepada kepala distrik dan kepala kampung untuk melaporkan kondisi terkini di wilayahnya masing -masing sehingga pemerintah daerah menghitung apa yang harus dilakukan dalam penanganan banjir itu,” kata Bupati Murib

Ia juga mengaku status tanggap darurat bencana daerah ini akan berjalan selama 14 hari kerja kalau sekarang ditetapkan 25 April maka akan berakhir 5 mei 2025, yang melibatkan pemkab Jayawijaya SAR, TNI/Polri, Bulog (jo/wen)

Baca Juga :  Milo dan Ganja Masih Masif di Wamena, Aparat Gencar Lakukan Pengawasan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Sebelumnya, padaĀ  Sabtu (26/4)Ā  kemarin. Pemkab Jayawijaya telah menetapkan tanggap darurat dalam penanganan bencana banjir di wilayah itu, pasalnya 22 distrik di Kabupaten Jayawijaya terdampak banjir.

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menegaskan hujan deras yang mengguyur kota Wamena dan sekitarnya sejak sore hingga malam kemarin yang menyebabkan banjir di 22 Distrik se kabupaten Jayawijaya, di samping itu air kali baliem juga naik sehingga rumah dan perkebunan warga terendam.

Ā  “Selain banjir ada juga beberapa titik yang terjadi longsor seperti di Ibele, Tailarek, Asotipo, dan Walaik, melihat situasi ini, kami segera mengambil langkah untuk menetapkan status tanggap darurat dan membentuk satgas penggulangan bencana serta pendirian Posko,” ungkapnya di kantor bupati Jayawijaya.

Baca Juga :  Polemik Lahan KIPP, Pemprov Tetap Hargai Proses yang Sudah Berjalan

Menurutnya, dampak banjir terparah itu ada di 22 Distrik yang terendam air dari kali baliem untuk jumlah kampung, korban jiwa, korban material baru dilakukan pendataan karena akses jalan darat terputus dan memang medannya sangat sulit, sehingga hamparan sungai itu harus dilalui dengan speedboat.

“Kami sudah meminta kepada kepala distrik dan kepala kampung untuk melaporkan kondisi terkini di wilayahnya masing -masing sehingga pemerintah daerah menghitung apa yang harus dilakukan dalam penanganan banjir itu,” kata Bupati Murib

Ia juga mengaku status tanggap darurat bencana daerah ini akan berjalan selama 14 hari kerja kalau sekarang ditetapkan 25 April maka akan berakhir 5 mei 2025, yang melibatkan pemkab Jayawijaya SAR, TNI/Polri, Bulog (jo/wen)

Baca Juga :  Dianggarkan Rp 5 M, Tebing Ring Road Diperbaiki Tahun Ini

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya